Nakhoda Baru KSP Kopdit Swasti Sari Resmi Dilantik

KUPANG, HN – Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Lambertus Ara Tukan, resmi melantik Imelda Anin sebagai General Manager dan Kosmirus Kopong sebagai Wakil General Manager KSP Kopdit Swasti Sari periode 2024-2027. Pelantikan berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Senin 8 Januari 2024 pagi.

Usai dilantik, Imelda Anin mengaku siap untuk melanjutkan amanah dari mantan General Manager (GM) Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan.

“Kami akan lanjutkan amanah dari mantan General Manager Kopdit Swasti Sari,” ujar Imelda Anin kepada sejumlah awak media.

Menurut Imelda, ia bersama Kosmirus Kopong, selaku Wakil General Manager KSP Kopdit Swasti Sari berkomitmen untuk mengembangkan aset, dan fokus pada pendapatan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:  Saatnya Masyarakat Meninggalkan Energi Tak Terbarukan

“Karena yang akan dilihat anggota ke depan itu adalah aset dan pendapatan. Kita disini jual uang, jadi perlu adanya pendapatan yang baik pula,” ungkapnya.

Terkait pengembangan SDM, Imelda menyebut pihaknya  akan mendorong karyawan untuk belajar, artinya mereka yang sudah S1, harus ditingkatkan lagi jadi S2.

“Sedangkan untuk pelatihan lain tetap dilaksanakan seperti biasa. Roadmap nya sudah ada, jadi tinggal kita sesuaikan saja,” tandasnya.

Wakil General Manager KSP Kopdit Swasti Sari, Kosmirus Kopong mengapresiasi kontribusi mantan GM Yohanes Sason Helan, yang telah meletakan dasar kuat untuk pertumbuhan KSP Kopdit Swasti Sari.

BACA JUGA:  Keluarga dan PH Sodorkan Tiga Nama Saksi Kunci ke Mabes Polri

Bersama Imelda Anin, Kopong menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pendapat internal dan memperbaiki layanan bagi anggota KSP Kopdit Swasti Sari.

Menurut dia, komitmen itu sudah ditetapkan pada bulan Desember 2023 lalu bersama dengan para manager cabang KSP Kopdit Swasti Sari.

Pihaknya juga akan fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi SDM, dengan penerapan pengendalian yang ketat untuk mencegah terjadinya fraud.

“Untuk SDM, selain kualifikasi, ada juga kompetensi, dimana ijaza semakin tinggi, maka harus memiliki kompetensi juga,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Keluarga Korban Pengeroyokan di Kupang Apresiasi Putusan Majelis Hakim

Sehingga, kata dia, kedepan, pengendalian SDM sangat penting. Jika SDM karyawan yang tidak layak, maka akan diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu.

Sebagai langkah perubahan, KSP Kopdit Swasti Sari akan melakukan pengembangan di bidang IT, untuk memastikan efisiensi dalam pengelolaan.

Karena semakin banyak karyawan, tentu semakin kompleks pula masalah, sehingga pengambilan keputusan juga harus berbasis IT.

“Sebab KSP Kopdit Swasti Sari ini memiliki 30 kantor cabang dan 82 kantor khas, sehingga pengembangan di bidang IT penting untuk dilakukan,” pungkas Kopong.***

error: Content is protected !!