KUPANG, HN – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Timor Raya, tepatnya di Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 26 April 2023 sekira pukul 07:45 Wita.
Pengendara sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR dengan nomor polisi DH 3324 BJ atas nama Christo Julipin Koni (20) meninggal dunia setelah bertabrakan dengan bus penumpang jurusan Kupang – Malaka.
Bus dengan nomor polisi DH 7142 EB yang dikemudikan driver Yulius Seran (33) ini langsung diamankan pihak kepolisian.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti yang terlibat dalam kecelakaan.
“Piket Lalu Lintas sudah lakukan olah TKP dan barang bukti serta pengemudi bus sudah diamankan guna penyidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Anak Agung dilansir dari Tribrata Kupang.
Menurtnya, kronologi kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban dengan membonceng penumpang Oktafina Kono bergerak dari arah Camplong menuju Oesapa.
Dia menjelaskan, tiba di TKP, korban bergerak menyalip sebuah sepeda motor di depan yang tidak diketahui identitasnya, namun korban justru hilang kendali dan terjatuh, kemudian terseret keluar kanan jalan.
“Saat bersamaan, sebuah bus bergerak dari arah berlawanan. Ketika itu jarak sudah dekat, sehingga pengemudi tidak bisa menghindar, meski sempat keluar bahu jalan sebelah kiri, sehingga terjadi tabrakan,” ungkapnya.
Akibat kecelakaan, kata dia, korban bersama sepeda motor miliknya terperosok ke dalam kolong mobil bagian depan. Sedangkan penumpang ikut terjatuh dan mengalami luka memar di bagian kepala.
Ia mengimbau semua pengendara, baik roda dua maupun empat agar selalu berhati – hati dalam mengemudi kendaraan, sehingga tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.
“Saya menghimbau setiap pengendara baik itu roda dua maupun roda empat agar selalu berhati – hati dalam mengemudikan kendaraanya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, korban dan penumpang sepeda motor saat ini sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Naibonat.
“Sedangkan korban meninggal dunia sudah dilakukan VER dan mendapat sejumlah luka serius yang menyebabkan ia meninggal dunia,” pungkasnya. ***

