KUPANG, HN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim 17 truk bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa Flores. Bantuan tahap pertama itu diberangkatkan malam ini menggunakan KMP Ile Labalekan menuju Ende.
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan dasar untuk warga terdampak gempa.
Selain bantuan dari Pemprov NTT, ada pula dukungan dari Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, dan sejumlah pihak lainnya.
“Malam ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengirimkan bantuan tahap pertama untuk masyarakat di wilayah Flores yang terdampak bencana gempa,” ujar Melki dilansir akun facebook @melkilakalena, Minggu 16 Agustus 2026.
Melki menyebut semua bantuan akan dibawa ke Ende. Dari sana, logistik akan didistribusikan ke berbagai daerah di Flores yang terdampak bencana.
Pemprov NTT juga menyiapkan pengiriman bantuan tahap berikutnya. Satu kapal dijadwalkan kembali berangkat Senin (17/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kapal tersebut akan membawa bantuan tambahan untuk mempercepat penanganan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
“Besok pagi, sekitar pukul 10.00 WITA, akan kembali diberangkatkan satu kapal yang membawa bantuan tambahan untuk mempercepat penanganan dan memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Melki.
Menurut Melki, percepatan distribusi menjadi perhatian pemerintah mengingat kebutuhan warga di wilayah terdampak terus meningkat.
Melki memastikan Pemprov NTT terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah kabupaten, serta berbagai pihak dalam penanganan bencana gempa Flores.
Dia mengatakan seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait akan bergerak bersama agar bantuan dapat segera diterima masyarakat.
“Kami terus memastikan bantuan dapat bergerak cepat dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
“Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah kabupaten, dan seluruh pihak terkait akan terus bekerja bersama dalam penanganan bencana ini,” imbuh Melki.***

