Siswa MAN Flores Timur Sisihkan Uang Jajan Jutaan Rupiah untuk Korban Gempa Flores

KUPANG, HN – Ratusan siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Flores Timur menunjukkan kepedulian terhadap para korban gempa bumi di Flores dengan menggalang donasi melalui gerakan bertajuk “Kurangi Jajanan, Perbanyak Kepedulian”.

Melalui aksi tersebut, para siswa secara sukarela menyisihkan sebagian uang jajan mereka untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Dari kegiatan itu, terkumpul dana sebesar Rp1.350.000.

Kepala MAN Flores Timur, Budiawati Efendi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter dan menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan siswa melalui aksi nyata.

BACA JUGA:  IOH Siap Bantu Perempuan Kembangkan Bisnis Digital Lewat Program SheHacks

“Kami mendorong para siswa untuk memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Menyisihkan uang jajan demi membantu saudara yang tertimpa musibah adalah bukti nyata bahwa empati dapat dibangun dari langkah kecil,” ujar Efendi, Selasa 18 Agustus 2026.

BACA JUGA:  RDP Bahas Polemik Swasti Sari, Bildat Sebut Linus Keliru Pahami Regulasi

Menurut dia, dana yang berhasil dihimpun selanjutnya diserahkan oleh perwakilan siswa kepada pihak madrasah untuk diteruskan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan melalui Kanwil Kemenag NTT dilakukan sebagai bentuk koordinasi agar bantuan dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Penyaluran melalui Kanwil Kemenag NTT dipilih sebagai jalur koordinasi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa,” katanya.

BACA JUGA:  Umbu Gilberth, Drifter Muda Asal Sumba yang Koleksi 40 Trofi dan Raih IMI NTT Awards 2025

Budiawati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ia menambahkan, kepedulian yang ditunjukkan para siswa menjadi contoh bahwa semangat berbagi dan solidaritas dapat ditanamkan sejak dini, meskipun dimulai dari hal-hal sederhana.

“Ini sebuah kegiatan yang luar biasa. Saya sangat apresiasi inisiatif dari siswa-siswi,” pungkasnya.***

error: Content is protected !!