KUPANG, HN – Dedy Tanjung dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang periode 2026-2030.
Dedy menyebut, kepemimpinan itu merupakan estafet dari ketua sebelumnya, Fransisco Bessi, yang telah mengakhiri masa jabatan 2022-2026 pada Februari 2026.
Dia mengatakan siap untuk melanjutkan seluruh program sosial yang telah dilakukan Fransisco Bessi dan pengurus di periode sebelumnya.
“Kepemimpinan ini estafet dari Pak Fransisco Bessi. Semua program yang sudah beliau lakukan akan saya lanjutkan,” ujar Dedy, Rabu 4 Maret 2026.
Menurut Dedy, PSMTI hadir di Kota Kupang sebagai komunitas sosial yang ingin berbaur dan memberikan manfaat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang.
Dia berharap warga Tionghoa yang berdomisili Kota Kupang semakin solid dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Organisasi ini hadir supaya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Kupang. Kita harap warga Tionghoa bisa berbaur sehingga kehadiran mereka berdampak bagi sesama,” jelasnya.
PSMTI, lanjutnya, bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Tionghoa di Kota Kupang untuk bersatu dan bergabung dalam organisasi.
“Saya percaya dalam persatuan ini kami bisa lebih berguna, terutama dalam hal berbagi kasih dengan sesama,” ungkapnya.
Dedy memastikan program bantuan sosial tetap menjadi prioritas, seperti donor darah, pembagian sembako, serta kegiatan sosial lainnya.
Program tersebut, kata dia, melanjutkan berbagai inisiatif dari pengurus sebelumnya, termasuk bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Gelar Festival Lampion
Sebagai gebrakan awal, kata Dedy, PSMTI Kota Kupang akan menggelar Festival Lampion di Jalan El Tari Kota Kupang, tanggal 6 hingga 8 Maret 2026.
Festival ini akan diramaikan dengan pertunjukan tarian, hiburan musik, serta melibatkan 70 hingga 80 pelaku UMKM.
Fransisco Jadi Waketum Hukum PSMTI NTT
Ketua PSMTI Kota Kupang 2022-2026, Fransisco Bessi, menyebut masa jabatannya telah resmi berakhir pada bulan Februari 2026 lalu.
Ia mengatakan, setelah masa jabatan selesai, dirinya bersama pengurus bertemu Ketua PSMTI NTT, Engky Liyanto, untuk membahas kepemimpinan baru di PSMTI Kota Kupang.
“Puji Tuhan, hari ini kita sudah ada Ketua PSMTI Kota Kupang yang baru, namanya pak Dedy Tanjung,” kata Fransisco.
Fransisco menegaskan, kemitraan yang telah dibangun dengan komunitas warga Tionghoa dan masyarakat Kota Kupang akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan Dedy Tanjung.
Selama menjabat, ia menyebut sejumlah program fenomenal telah dilakukan, seperti vaksinasi COVID-19 drive thru di Grand Mutiara, program bedah rumah, serta penyaluran bantuan ke panti asuhan, masjid, dan gereja.
Kini, Fransisco mendapat amanah baru setelah menerima SK dari Ketua PSMTI NTT untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hukum di tingkat provinsi.
“Tadi saya sudah dapat SK dari Ketua PSMTI NTT untuk naik jadi Wakil Ketua Umum Bidang Hukum di PSMTI NTT,” pungkasnya.***

