KUPANG, HN – Ferdy Maktaen dan Biante Singh resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendaftaran dilakukan di sekretariat panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) IV Tahun 2026, Selasa 28 April 2026.
Musda IV DPD KAI Nusa Tenggara Timur kali ini mengagendakan pemilihan ketua dan sekretaris untuk masa bakti atau periode 2026-2030.
Panitia verifikasi berkas calon, Nickolaus Lay Rihi mengatakan, seluruh dokumen pasangan Ferdy-Biante telah diperiksa dan dinyatakan lengkap.
“Verifikasi administrasi sudah selesai. Berkas sudah lengkap dan layak dinyatakan sebagai calon. Setelah ini kami akan berikan pengumuman,” ujar Nickolaus.
Ia menambahkan, Ferdy-Biante menjadi pasangan pertama yang mendaftar. Meski demikian, panitia mengaku masih menunggu kandidat lain hingga penutupan pendaftaran.
“Yang daftar ini baru calon pertama, tetapi yang sudah hubungi kami bahwa akan mendaftar itu ada lima orang. Pendaftaran besok selesai,” pungkasnya.
Bakal calon Ketua DPD KAI NTT, Ferdy Maktaen, menyampaikan dirinya bersama tim telah memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
“Kita sudah penuhi semua syarat dan panitia sudah terima berkas kami. Secara langsung dikatakan berkas sudah lengkap dan kita dapat nomor satu,” ujar Ferdy.
Ferdy menegaskan pencalonannya didasari tanggung jawab moral terhadap organisasi KAI yang telah lama ia ikuti sejak awal berdiri di NTT.
“Kami merasakan betul suka duka KAI. Ada yang sebut organisasi ini tidak sah. Kami adalah angkatan pertama dari KAI ini,” tegasnya.
Menurut Ferdy, pendaftaran tersebut juga menjadi pesan bahwa generasi awal KAI masih tetap setia dan ingin membesarkan organisasi di NTT.
“Hari ini saya datang daftar untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa kami angkatan pertama yang masih setia dan ingin membesarkan KAI di Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.
Ferdy menyebut visi dan misi mereka tetap berpedoman pada AD/ART organisasi, namun dengan tambahan program unggulan bernama KAI Smart Law.
“Visi misi kami jelas sesuai AD/ART, tetapi ada tambahan yakni KAI Smart Law,” ujar Ferdy.
Melalui program itu, Ferdy ingin membawa KAI NTT ke era digitalisasi, khususnya dalam tata kelola organisasi.
“Kami ingin jadikan organisasi ini digitalisasi. Untuk semua keuangan dan administrasi tidak perlu tanya lagi ke DPP atau DPD, tetapi bisa langsung lihat di aplikasi,” jelasnya.
Dia menegaskan, dirinya bersama calon sekretaris Biante Singh memiliki visi yang sama, yaitu untuk membangun KAI di Nusa Tenggara Timur.
Calon Sekretaris DPD KAI NTT, Biante Singh, menyebut dirinya punya visi dan misi yang sama, yakni ingin membesarkan DPD KAI NTT.
“Sudah tentunya kami punya visi misi untuk besarkan organisasi KAI ke depan,” ujar Biante Singh.
Ketua tim sukses Ferdy-Biante, Amos Lafu, menilai Ferdy merupakan figur senior yang memiliki pengalaman di internal atau tubuh DPD KAI NTT.
“Saya kira dari sisi historis, Ferdy ini angkatan pertama di KAI. Jadi kita butuh orang yang sudah matang,” kata Amos.
Dia menilai pasangan Ferdy-Biante memiliki gagasan segar, terutama dalam membawa organisasi KAI NTT masuk ke era digital.
“Visi misi mereka sangat bagus, salah satunya KAI Smart Law. Bagaimana mereka membawa KAI ke era digitalisasi,” jelasnya.
Menurut Amos, perkembangan teknologi saat ini menuntut semua organisasi untuk beradaptasi agar tidak tertinggal.
“Karena kita tidak bisa membantah bahwa perkembangan teknologi hari ini sangat pesat, sehingga mendorong kita juga harus beradaptasi. Kalau tidak, kita tertinggal dari perkembangan teknologi,” pungkasnya.***

