NTT Serius Garap Sepak Bola Jadi Industri, Gubernur Melki Usul ETMC 2025 di Ende

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena (Foto: Dok. Humas NTT)

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mendukung usulan Asprov PSSI NTT agar sepak bola di NTT digarap serius jadi industri olahraga. Dia menyebut, langkah ini bisa memberi dampak ekonomi jika dikelola secara profesional.

“Euforia bola sudah ada. Bisa dilihat dari turnamen sepak bola antarklub. Tiba-tiba semua orang dukung. Kalau bisa dibikin serius, saya setuju. Tinggal atur teknisnya,” ujar Melki saat auduensi bersama Asprov PSSI, Senin 7 Juli 2025.

Melki dia, sepak bola bukan hanya soal prestasi, tapi juga potensi ekonomi dan industri. Asprov PSSI diminta menyusun pola pengembangan yang memungkinkan klub, suporter, UMKM hingga pemerintah daerah mendapat keuntungan dari pertandingan maupun turnamen yang diselenggarakan.

BACA JUGA:  Penjabat Bupati Lembata Sesali Tindakan Suporter Perseftim

“Terkait Soeratin Cup, saya pikir saya setuju. Buat yang bagus. Kalau mau dibikin pakai Piala Gubernur pun boleh, Gubernur Soeratin Cup. Biar makin ramai,” jelasnya.

Melki juga menyinggung pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC) sebagai salah satu kunci menjaga euforia sepak bola di NTT.

Dia menyarankan agar ETMC dikembalikan ke Kabupaten Ende sebagai tuan rumah, dan Asprov PSSI menyiapkan parameter teknis yang harus dipenuhi oleh kota penyelenggara.

“Terkait ETMC, saya minta agar kesiapan El Tari Memorial Cup dipastikan kembali ke Kabupaten Ende,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

BACA JUGA:  Survei CNN: Melki-Johni Ungguli Paslon Lain, Berpeluang Menang di Pilgub NTT

Menurut dia, penyelenggaraan turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) dilakukan setelah event balap sepeda internasional Tour De ENTETE.

Melki juga menegaskan kesiapan NTT menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, dengan pendekatan maksimalisasi fasilitas olahraga di kampus-kampus dan daerah yang ada.

“NTT bisa memberikan contoh pendekatan persiapan dengan memanfaatkan dan memaksimalkan sarana-sarana yang dimiliki untuk dicontoh daerah-daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.

Sepak Bola Bisa Jadi Sumber PAD

Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik menyebut ia bersama tim bertemu Gubernur Melki Laka Lena untuk berdiskusi terkait persoalan sepak bola dan persiapan NTT jadi tuan rumah PON 2028.

BACA JUGA:  Semuel Haning Apresiasi Gebrakan Pemprov NTT Soal Bonus Atlet PON 2024

Menurut dia, persoalan sepak bola yang dibahas adalah soal kompetisi resmi PSSI 2025 Soeratin Cup U-13, U-15 dan U-17, PilalaPertiwi Beach Soccer 2025, dan persiapan Liga 4 El Tari Memorial Cup.

“Animo pencinta sepak bola di NTT sangat luar biasa, dan jika berhasil didorong menjadi industri dan dikelola secara baik, akan menjadi sumber PAD bagi pemerintah daerah,” jelasnya.

Anggota DPRD NTT ini menyebut, selain dari penjualan tiket, sumber PAD bisa juga datang dari pengelolaan parkir dan penjualan berbagai merchandise.***

error: Content is protected !!