KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena melantik Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan BPD atau Bank NTT masa bakti 2026-2031. Pelantikan berlangsung Selasa 26 Mei 2026.
“Dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah modal utama. Fungsi kepatuhan bukan fungsi pelengkap, tetapi jantung dari kehati-hatian, integritas, dan keberlanjutan lembaga keuangan,” ujar Melki.
Menurutnya, Direktur Kepatuhan memiliki peran penting untuk memastikan seluruh proses bisnis perbankan berjalan sesuai regulasi, prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta manajemen risiko yang kuat.
Melki meminta modernisasi dan digitalisasi perbankan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas lembaga keuangan.
BPD atau Bank NTT, kata Melki, harus terus berkembang menjadi bank daerah yang modern, inklusif, dan dipercaya masyarakat.
“BPD NTT harus semakin modern, semakin digital, semakin inklusif, dan semakin dipercaya masyarakat. Tetapi inovasi harus berjalan bersama kepatuhan, ekspansi harus berjalan bersama manajemen risiko, dan pertumbuhan harus berjalan bersama integritas,” ungkapnya.
Selain melantik Direktur Kepatuhan BPD NTT, Melki juga melantik jajaran komisaris dan direksi PT Flobamor serta PT Kawasan Industri Bolok.
Melki menegaskan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak boleh hanya bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah.
“BUMD tidak boleh hanya menjadi badan usaha yang hidup dari penyertaan modal daerah. BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurut politisi Partai Golkar itu, BUMD memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik menjadikan jabatan sebagai ruang pengabdian dan pembuktian integritas.
“Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Kepada jajaran PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda), Melki berharap kawasan tersebut berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT.
Kawasan industri tidak boleh hanya dikenal sebagai aset dan lahan, tetapi harus menjadi pusat investasi, logistik, hilirisasi potensi lokal, dan penyerapan tenaga kerja.
“Kita ingin Kawasan Industri Bolok hidup. Ada aktivitas industri, investasi masuk, tenaga kerja lokal terserap, ada kemitraan dengan UMKM, dan terjadi pergerakan barang, jasa, teknologi, serta nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Melki juga meminta pengurus baru segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan aset, penyusunan rencana bisnis progresif, hingga membangun komunikasi aktif dengan calon investor.
Sementara kepada jajaran PT Flobamor (Perseroda), Melki menegaskan pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di tengah dinamika ekonomi.
Menurutnya, PT Flobamor memiliki peluang berkembang di sektor perdagangan, jasa, distribusi, pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
Namun ia menilai peluang itu hanya dapat diwujudkan melalui strategi bisnis yang kuat, disiplin, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Turut hadir dalam pelantikan Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma, Plh Sekda Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi NTT, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT.
Daftar Pejabat yang Dilantik
1. Revi Adiana Silawati – Direktur Kepatuhan BPD NTT
2. Fredrik Lukas Benu – Komisaris Independen PT Kawasan Industri Bolok
3. Daniel Tonu – Komisaris Independen PT Kawasan Industri Bolok
4. Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia – Direktur Utama PT Kawasan Industri Bolok
5. Kretisana Jagi – Direktur Keuangan dan Operasional PT Kawasan Industri Bolok
6. Grace Lusiana Beeh – Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PT Kawasan Industri Bolok
7. Semuel Halundaka – Komisaris Independen PT Flobamor
8. Sonny Supersemar Pellokila – Komisaris Independen PT Flobamor
9. Dominggus Elcid Li – Direktur Utama PT Flobamor
10. Maxi Julians Rihi Dara – Direktur Keuangan dan Operasional PT Flobamor
11. Leonardo Adiyanto Waleng – Direktur Pengembangan PT Flobamor
12. Fransiskus Kasmir Nuryadin Bata – Direktur Pengadaan Barang dan Jasa PT Flobamor
13. Yose Rizal – Direktur Pengembangan Usaha PT Flobamor.***

