RSUD TC Hillers Segera Diperbaiki usai Rusak akibat Gempa Flores

SIKKA, HN – RSUD dr. TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal diperbaiki setelah sejumlah bangunannya mengalami kerusakan akibat gempa Flores. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan penanganan rumah sakit segera dilakukan.

Hal itu dikatakan Melki saat meninjau kondisi RSUD TC Hillers Maumere Selasa (8/9/2026) pagi. Ia didampingi Direktur RSUD TC Hillers Maumere Paul Lameng dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago.

Dalam peninjauan sekitar pukul 08.00 WITA itu, Melki melihat pelayanan kesehatan yang masih berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas. Sejumlah pelayanan dilakukan di tenda darurat, halaman depan, hingga teras bangunan rumah sakit.

Sejumlah gedung RSUD TC Hillers tidak bisa digunakan setelah hasil asesmen tenaga ahli bidang Pekerjaan Umum menetapkannya dalam kategori merah. Kondisi itu membuat perawatan pasien dan sejumlah pelayanan lainnya harus dilakukan di lokasi sementara.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Pimpin Rakor Konflik Adonara, Warga Diminta Jangan Terprovokasi

Sementara itu, poli darurat tetap beroperasi untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Melki menyebut bangunan yang masuk kategori merah tidak boleh dipaksakan untuk digunakan. Menurutnya, keselamatan pasien dan tenaga kesehatan menjadi prioritas utama.

“Kalau hasil asesmennya sudah merah, maka kita tidak boleh memaksakan gedung itu untuk digunakan. Keselamatan pasien dan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas. Karena itu, rumah sakit ini harus diperbaiki secara total,” ujar Melki.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait agar kebutuhan perbaikan rumah sakit segera ditindaklanjuti.

“Kita akan pantau terus perkembangan dan memastikan agar perbaikan ini bisa segera berjalan. Kita juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah pusat supaya kebutuhan penanganan rumah sakit ini dapat segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

BACA JUGA:  UNTAS Bahas Persoalan Lahan Warga Eks Timtim di Rakernas, Minta Solusi Pemprov NTT

Dalam kunjungan itu Melki juga berkoordinasi mengenai sejumlah pasien terdampak gempa yang membutuhkan penanganan kesehatan lebih serius.

Dia meminta pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti hanya karena kondisi fasilitas rumah sakit masih terbatas.

“Pelayanan kepada masyarakat, terutama pasien dengan kebutuhan penanganan serius, harus tetap menjadi perhatian,” jelas Melki.

Melki kemudian menyempatkan diri menyapa pasien yang sedang menjalani perawatan. Salah satunya Brigita, siswi kelas III SD Yos Sudarso Maumere.

Brigita dirawat setelah mengalami kecelakaan akibat terserempet sepeda motor dan berada di rumah sakit bersama ibunya.

Melki berbincang dengan Brigita mengenai kondisi kesehatannya dan aktivitas sekolah. Brigita bercerita tentang kegiatan belajar serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dan sesudah gempa.

BACA JUGA:  Rudi Darmoko Dampingi Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri di Posko Pengungsian

Melki memberikan semangat kepada Brigita agar segera pulih dan dapat kembali bersekolah bersama teman-temannya.

Melki turut menyapa para tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan di tengah keterbatasan fasilitas. Ia mengapresiasi para tenaga kesehatan yang terus bekerja, termasuk menjalankan pelayanan darurat selama masa pemulihan pascagempa.

Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya Pemprov NTT memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak gempa.

Pemprov NTT, Pemkab Sikka dan pemerintah pusat akan terus berkoordinasi agar RSUD TC Hillers Maumere segera diperbaiki dan dapat kembali memberikan pelayanan kesehatan secara aman dan optimal.***

error: Content is protected !!