Wagub Johni Minta Pengurus Taekwondo Serius Siapkan Atlet Hadapi PON 2028

KUPANG, HN – Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, resmi menutup Kejuaraan Taekwondo Diklat Championship II yang digelar di GOR Oepoi Kupang, Sabtu, 12 Juli 2025 malam.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 10-12 Juli 2025 ini diikuti 605 atlet dari 17 tim, terdiri dari 16 dojang dan satu tim dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLD).

Para atlet bertanding dalam berbagai kategori, mulai dari Pra Cadet, Cadet, Junior hingga Senior.

Dojang SMKN 1 Kupang berhasil keluar sebagai Juara Umum I, disusul Dojang Lourdez sebagai Juara Umum II, dan Dojang Naikolan sebagai Juara Umum III. Sementara itu, Dojang Diklat dinobatkan sebagai Juara Favorit dalam turnamen ini.

BACA JUGA:  Turnamen Futsal Picu Bentrok di GOR Oepoi Ternyata Tak Berizin, Panitia Segera Diperiksa

Dalam sambutanya, Wagub Johni Asadoma meminta seluruh pengurus dan senior Taekwondo NTT untuk serius membina atlet menuju PON XXII 2028, di mana NTT menjadi salah satu tuan rumah.

“Para senior, pelatih, dan pembina Taekwondo di NTT harus bekerja keras dari sekarang. Latih dan bentuk mental serta fisik atlet kita agar siap menghadapi event besar, terutama PON 2028,” ujar Johni Asadoma.

BACA JUGA:  Opening Ceremony dan Duel Qatar Vs Ekuador di Piala Dunia 2022

Mantan atlet tinju peraih medali emas SEA Games 1983 di Singapura ini mengapresiasi semangat para atlet. Dia meminta agar turnamen seperti ini harus rutin digelar.

“Saya sangat senang hadir di sini dan disambut dengan semangat membara dari adik-adik sekalian. Kejuaraan ini penting bukan hanya untuk kesehatan dan ketangkasan, tapi juga melatih mental, kedisiplinan, dan menambah koneksi,” ungkapnya.

Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, mengapresiasi kehadiran Wagub Johni Asadoma. Menurutnya, kehadiran seorang mantan atlet berprestasi memberikan dampak positif bagi motivasi para peserta.

BACA JUGA:  Taekwondo Indonesia NTT Gelar Diklat Perdana untuk Tingkatkan Kualitas dan SDM Pelatih

“Terima kasih kepada Bapak Wagub yang hadir memberikan semangat kepada para atlet. Beliau adalah inspirasi nyata yang membanggakan NTT,” ujar Yeskiel.

Yeskiel menyebut, kejuaraan ini tidak hanya mencari atlet berprestasi untuk PON 2028, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan bakat positif anak-anak.

“Kita ingin anak-anak punya ruang positif. Lewat olahraga ini, kita jauhkan mereka dari perkelahian jalanan dan bullying,” tandasnya.***

error: Content is protected !!