LARANTUKA, HN – Turnamen Sepakbola Sinyo Aliandoe Cup Tahun 2026 resmi bergulir. Kompetisi usia dini bergengsi ini dibuka langsung oleh Bupati Flores Timur yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol, Laurensius Yitno Wada, SE, M.Si, di Stadion Ile Mandiri Larantuka pada Rabu (19/8/2026)
Ketua Panitia Turnamen, Christoforus Todoboli Korohama, dalam laporannya menyampaikan bahwa ajang tahunan ini menjadi wadah konsisten untuk menghidupkan kembali semangat sepak bola sejak usia dini di Kabupaten Flores Timur. Inspirasi besar turnamen ini berakar dari sosok legendaris sepak bola lokal, Sinyo Aliandoe, yang rekam jejaknya terus memotivasi generasi muda di daerah tersebut.
Sejak awal pelaksanaan, turnamen ini didesain sebagai ruang positif bagi anak-anak untuk mengasah bakat, menguji keterampilan, sekaligus menanamkan nilai persatuan. Pada edisi 2026, kompetisi berfokus pada kategori U-10 dan U-12, baik sektor putra maupun putri. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mencetak atlet-atlet sepak bola usia dini yang berkualitas dan berkarakter.
Pihak panitia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yang Mulia Bapak Uskup Larantuka atas izin penggunaan Stadion Ile Mandiri. Ucapan terima kasih turut dialamatkan kepada para donatur utama seperti Ibu Julie Laiskodat, Bapak Yosep Sani Betan, Bank NTT, Bapak Yohanes Dasilva, serta seluruh pihak yang menyokong kelancaran acara.
Tahun ini, antusiasme peserta melonjak tajam dengan total keterlibatan 55 tim usia dini yang memobilisasi 827 pesepakbola muda. Rinciannya meliputi 13 tim Kategori U-10 Putra, 36 tim U-12 Putra, dan 6 tim U-12 Putri. Kompetisi sengit ini dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, terhitung dari tanggal 19 Agustus hingga 2 September 2026.
Laurensius Yitno Wada, yang hadir dalam kapasitas ganda sebagai Ketua KONI, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dedikasi panitia pelaksana. Ia menegaskan dukungan penuhnya dengan memastikan bahwa Sinyo Aliandoe Cup akan terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Sebagai bentuk dukungan nyata, Laurensius menyerahkan bantuan stimulan sebesar Rp10 juta kepada ketua panitia di akhir sambutannya.
Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis lewat tendangan bola pertama (kick-off) oleh Ketua KONI. Momen ini sekaligus menandai dimulainya laga perdana yang mempertemukan Tim U-12 Sora FC melawan Siola Junior di Lapangan 1 Bagian Barat. Pada hari pertama, tercatat ada 8 pertandingan yang bergulir, terdiri dari 6 partai kelas U-12 dan 2 partai kelas U-10.
Demi kenyamanan bertanding hingga malam hari, panitia telah menyiagakan lampu penerangan stadion agar jadwal laga dapat berjalan optimal hingga pukul 20.00 WITA.
Atmosfer Stadion Ile Mandiri tampak sangat hidup. Ribuan masyarakat, pendukung tim, hingga pencinta sepak bola lokal memadati tribun utara dan area sekeliling stadion. Menariknya, perputaran ekonomi lokal juga bergerak positif berkat kebijakan panitia yang membuka ruang bagi para pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar area stadion selama turnamen berlangsung.
Acara seremoni pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah, di antaranya Ketua PSSI Kabupaten Flores Timur Ir. Yohanis Kopong, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Heronimus Lamawuran, S. Sos, Kepala Dinas Kominfo Silvster Suban Toa Kabelen, S.H, Pejabat Dinas PKO, Lurah Postoh, Lurah Ekasapta, serta tamu undangan lainnya.***

