RSJ Naimata Kini Punya Gedung UPIP, Lengkap dengan Teknologi Medis Modern

Gubernur NTT Melki Laka Lena (Foto: Dok. Humas NTT)

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Gedung Unit Pelayanan Intensif Psikiatri (UPIP) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata, Rabu 8 April 2026.

Melki mengatakan, layanan kesehatan jiwa tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia menyebut kehadiran gedung UPIP menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Untuk urusan jiwa ini jangan dianggap remeh. Kita bersyukur RSJ Naimata beserta sarana pendukungnya hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Melki.

Melki mengatakan, peresmian gedung UPIP sejarah baru dalam pelayanan kesehatan di NTT. Menurutnya, fasilitas ini merupakan wujud nyata kehadiran negara menjamin hak masyarakat atas layanan kesehatan mental.

BACA JUGA:  Bank NTT Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Arena CFD

Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan hak setiap orang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa yang aman, bermutu, dan terjangkau.

“Gedung UPIP ini menjadi jawaban atas kebutuhan penanganan darurat psikiatri yang cepat, terukur, dan lebih manusiawi,” jelasnya.

Menurut Melki, kehadiran fasilitas ini juga akan meningkatkan keselamatan pasien dan tenaga medis, serta mempercepat proses pemulihan sebelum pasien menjalani rehabilitasi lanjutan.

Persoalan kesehatan jiwa kerap menjadi fenomena gunung es. Banyak kasus tidak terdeteksi hingga mencapai fase akut yang membutuhkan penanganan cepat dan spesifik.

Sehingga, kata dia, dengan adanya UPIP, pasien dalam kondisi darurat diharapkan dapat segera ditangani secara optimal.

BACA JUGA:  Melki-Johni Siap Warisi Spirit Kepemimpinan El Tari, Hendrik Fernandez, Piet Tallo Hingga Abilio Soares

“Kesehatan jiwa adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Tanpa itu, sulit bagi seseorang untuk berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Dia menegaskan, pelayanan kesehatan jiwa harus komprehensif, terpadu, berkesinambungan, serta menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dan non-diskriminasi.

Melki mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung tersebut. Ia juga berpesan kepada tenaga medis agar mengedepankan profesionalisme dan empati dalam pelayanan.

“Fasilitas yang canggih tidak akan berarti tanpa sentuhan kasih. Jadikan tempat ini sebagai saluran kesembuhan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Fasilitas Lengkap dan Teknologi Modern

Plt. Direktur RSJ Naimata, Novy Enggelin Elim menjelaskan bahwa gedung UPIP dirancang dengan spesifikasi khusus.

BACA JUGA:  OSIS SMAK Giovanni Kupang Gelar Donor Darah Jelang Dies Natalis ke-61

Gedung ini memiliki 14 ruangan fungsional, termasuk ruang seklusi yang dirancang dengan prinsip pembatasan minimal dan hanya digunakan dalam kondisi tertentu demi keselamatan pasien.

Selain itu, fasilitas ini juga dilengkapi dengan berbagai teknologi medis modern, di antaranya Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) untuk stimulasi saraf otak secara non-invasif.

Selain itu Heart Rate Variability (HRV) untuk mengukur tingkat stres dan kecemasan pasien dan Electroconvulsive Therapy (ECT) untuk penanganan gangguan mental berat seperti depresi dan skizofrenia

“Gedung ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga sistem pelayanan yang komprehensif untuk mendukung terapi pasien secara optimal,” jelas Novy.***

error: Content is protected !!