Melki Laka Lena Resmikan Kantor Perwakilan Rumah Zakat NTT

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena resmi melaunching Kantor Perwakilan Rumah Zakat Provinsi NTT di Jl. Gunung Kelimutu Nomor 39, Kelurahan Merdeka, Kota Kupang, Selasa 10 Februari 2026.

Melki Laka Lena mengapresiasi kehadiran Rumah Zakat sebagai mitra pemerintah dalam kerja-kerja kemanusiaan dan pelayanan sosial. Menurutnya, urusan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kehadiran Rumah Zakat ini, artinya urusan kemanusiaan itu tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah, lembaga keagamaan, hingga masyarakat. Rumah Zakat juga menjadi inspirasi untuk terus berbagi,” ujar Melki.

Dia menyebut, keberadaan Rumah Zakat merupakan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menyatukan berbagai latar belakang dan perbedaan dalam misi kemanusiaan. Zakat, infak, dan sedekah dinilai sebagai misi universal untuk menebar kasih sayang.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Siapkan 17.500 Vaksin Rabies, 6.000 Dosis Sudah Didistribusikan ke TTS

“Rumah Zakat harus menjadi jembatan kebaikan, rumah pelayanan, dan rumah kepedulian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Melki menilai peresmian Kantor Perwakilan Rumah Zakat NTT sebagai upaya untuk memperkuat pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelayanan sosial di daerah.

Selain itu, ia menyebut lembaga filantropi berbasis Islam seperti Rumah Zakat turut memperkuat toleransi di NTT yang dikenal sebagai laboratorium toleransi di Indonesia.

BACA JUGA:  DPW PAN NTT Gelar Upacara HUT ke-80 RI dan Aneka Lomba

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila dan semangat saling melayani menjadi fondasi kehidupan masyarakat NTT yang beragam.

Chief Marketing dan Digital Fundraising Officer Rumah Zakat, Didi Sabir, mengatakan Rumah Zakat berkomitmen mensinergikan program mereka dengan agenda pemerintah pusat dan daerah, khususnya pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Sejak 2016 kami sudah hadir di NTT. Rumah Zakat merupakan lembaga zakat nasional berizin Kementerian Agama, dan tahun ini izin kami diperpanjang untuk lima tahun ke depan,” ujar Didi.

Ia menjelaskan, Rumah Zakat menjalankan program di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, lingkungan, serta kebencanaan dan kemanusiaan.

Di NTT, kata dia, Rumah Zakat telah menyalurkan beasiswa bagi anak-anak di Pulau Sabu dan bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi.

BACA JUGA:  Melki Resmikan PLTS dan Restorasi Terumbu Karang di Pulau Seraya Labuan Bajo

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTT, Ismail Kasim, mengajak Rumah Zakat untuk terus berkoordinasi dengan Baznas dalam setiap aksi penyaluran bantuan di lapangan.

“Baznas memiliki jaringan di 22 kabupaten/kota yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau wilayah terpencil. Koordinasi menjadi kunci mengingat tantangan geografis NTT sebagai daerah kepulauan,” kata Ismail.

Ia menambahkan, Baznas NTT juga terus mendukung Pemerintah Provinsi NTT dalam program pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat prasejahtera.***

error: Content is protected !!