LABUAN BAJO, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena meminta Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) mendukung pengembangan olahraga pacu kuda di NTT.
Permintaan itu disampaikan Melki saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pordasi di Ballroom Hotel La Prima, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu 24 Januari 2026.
Rakernas Pordasi menjadi forum evaluasi program kerja 2025 sekaligus pemaparan strategi dan rencana program kerja 2026.
Dalam kegiatan itu, Melki didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi serta Sekda Manggarai Barat Fransiskus Sodo.
Melki mengapresiasi Pordasi yang memilih Labuan Bajo, NTT, sebagai lokasi Rakernas. Menurutnya, hal ini menjadi kepercayaan sekaligus peluang untuk memperkenalkan potensi daerah.
Termasuk, kata Melki Laka Lena, olahraga berkuda yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di sejumlah wilayah NTT.
“Bagi NTT, pacu kuda bukan saja olahraga, tetapi tradisi yang hidup dan diwariskan lintas generasi. Jadi kami harap Pordasi terus mendukung pengembangannya agar lebih profesional dan melahirkan atlet berprestasi,” jelasnya.
Melki juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk menyediakan lahan pembangunan arena pacu kuda.
Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT merencanakan Piala Gubernur Pacu Kuda sebagai ajang pembinaan dan promosi olahraga berkuda di daerah.
“Kami siap bersinergi dengan Pordasi dan pemerintah kabupaten/kota untuk memajukan olahraga berkuda, sekaligus mengangkat nilai budaya dan potensi daerah ke level nasional,” tandasnya.
Ketua Umum Pordasi Aryo Djojohadikusumo menyebut Pordasi mendukung penuh penyelenggaraan cabang olahraga pacu kuda di PON XXII Tahun 2028, dimana NTT dan NTB ditetapkan sebagai tuan rumah bersama.***

