KUPANG, HN – Gubernur NTT sekaligus Ketua Golkar NTT dan Ketua Dewan Pembina DPD AMPI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, meminta Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mendukung penuh program One Community One Product (OCOP) di seluruh wilayah NTT.
Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini juga meminta AMPI harus jadi motor penggerak pengembangan produk unggulan di setiap daerah.
“AMPI harus bisa kembangkan produk unggulan di wilayah masing masing. Ini penting untuk dorong ekonomi lokal,” ujar Melki saat Musda DPD AMPI NTT, Kamis 27 November 2025 siang.
Menurut dia, AMPI harus berjalan sebagai organisasi produktif, tidak semata berkutat pada isu politik. “AMPI ini jalurnya bagus. Harus dijalankan dengan baik. Ketua baru harus bikin kepengurusan yang rapi,” jelasnya.
Melki menyebut AMPI adalah organisasi besar dan bersejarah, berdiri sejak 1998, dengan banyak alumni yang kini menjadi tokoh nasional mulai dari Siti Nurbaya, Agung Laksono, Balhil, Dito Ariotedjo hingga Maman Abdulrahman.
“AMPI ini organisasi hebat di masa lalu dan masa kini. Banyak orang besar lahir dari AMPI,” ungkap Melki Laka Lena.
Melki Laka Lena juga meminta agar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menjadi tempat pembinaan bagi generasi muda.
“Ke depan, mayoritas yang harus masuk AMPI itu anak-anak muda, baik SMA maupun kuliah. AMPI harus jadi model konsolidasi dan tempat anak muda bergaung,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal DPP AMPI, Robi Anugrah Marpaung, mengapresiasi Melki Laka Lena yang disebut selalu memberi arah yang jelas untuk kader.
“Kami AMPI seluruh Indonesia bersyukur punya senior seperti beliau. Arahannya selalu lurus untuk kemajuan kader,” kata Robi.
Robi menegaskan, Musda adalah forum tertinggi di tingkat provinsi dan menjadi momentum menyusun program AMPI untuk 5 tahun ke depan.
“Kita bersyukur karena senior kita sekarang adalah gubernur. AMPI harus bersama pemerintah memajukan daerah ini,” ungkapnya.
Ketua Panitia Musda DPD AMPI NTT, Yuni Sarabiti, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda berjalan berkat kerja kolektif seluruh panitia.
“Kami tidak bekerja sendiri. Kami bekerja bersama menyukseskan Musda hari ini,” kata Yuni.
Ia menyebut sebanyak 17 kabupaten hadir dalam Musda, sementara 5 kabupaten tidak hadir. “Harapan kami, AMPI makin jaya dan terus menciptakan kader kekaryaan,” pungkas Yuni.***

