30 Ribu Sarjana Penggerak Disiapkan untuk Jalankan Dapur MBG di NTT

Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Syska Hutagalung (Foto: NP)

KUPANG, HN – Pemerintah pusat tengah mempersiapkan pengiriman 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Syska Hutagalung, mengatakan program MBG merupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Khusus untuk wilayah NTT, tercatat sebanyak 1.754.000 jiwa menjadi target penerima manfaat MBG.

BACA JUGA:  Komitmen Rihi Heke-Uli Kale Genjot Ekonomi Melalui Sektor Pertanian

“Pada 14 Juli nanti, sebanyak 30.000 Sarjana Penggerak akan diwisuda dan akan disebar ke seluruh provinsi. Mereka akan bertugas mengaktivasi dapur-dapur MBG pada bulan Agustus hingga September 2025,” ujar Syska saat kunker di Kabupaten TTS, Selasa 1 Juni 2025.

BACA JUGA:  Cinta Presiden Jokowi untuk Rakyat NTT

Selain sektor pangan dan gizi, Syska menyebut Presiden RI Prabowo Subianto juga memberi perhatian khusus pada sektor kesehatan, termasuk revitalisasi sejumlah rumah sakit daerah di NTT.

BACA JUGA:  Diskusi Publik Empat Tahun Victory-Joss, Zet Malelak Beri Kritik Konstruktif

“Untuk cluster kesehatan, Presiden juga memiliki program revitalisasi rumah sakit. Tahun ini, NTT mendapatkan dua rumah sakit yang akan direvitalisasi, yakni RSUD Manggarai Timur dan RSUD Sumba Barat Daya. Tahun depan, giliran RSUD Sabu Raijua,” tandasnya.***

error: Content is protected !!