SUMBA, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena resmi menutup Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gubernur NTT, Bupati Sumba Timur dan Umbu Rudi Kabunang Cup 2025 di Sirkuit GBY Kanatang, Sumba Timur, Minggu 29 Juni 2025 malam.
Event ini diikuti 157 rider dari berbagai daerah di Indonesia Timur, mulai dari Sumba, Timor, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa.
Ajang ini menjadi wadah pembinaan dan afirmasi positif bagi generasi muda pecinta otomotif untuk saling mengadu skill di atas lintasan balap.
Kejurda ini membuka berbagai kelas, dari Sport TU 2T 140cc, Herex 200cc, hingga Bracket 8, 9, dan 10 Detik. Ada kategori Open Nasional, Lokal NTT, hingga Kelas Tambahan Lokal, dimana biaya pendaftarannya Rp350 ribu per kelas sudah termasuk asuransi.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena berharap agar ajang ini dapat digelar secara rutin dan diatur menjadi kalender otomotif, agar bisa menjadi wadah para pembalap muda naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi.
Dia menyebut, event ini bukan hanya diikuti oleh pembalap dari NTT saja, tetapi juga dari berbagai daerah, mulai dari Pulau Jawa, NTB dan daerah lainnya.
“Ini artinya Sumba Timur kini jadi magnet otomotif nasional. Bukan tidak mungkin. Jika konsisten, event ini akan menjadi bagian tetap dari kalender otomotif nasional kedepan,” ujar Gubernur Melki.
Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mengaku optimis jika melalui event ini bibit muda pembalap NTT bisa naik level dan bersaing di tingkat nasional.
Dorong Pertumbuhan UMKM
Menurut Gubernur Melki, event Drag Bike bukan semata ajang balapan. Namun lebih dari itu, banyak dampak yang dihasilkan. Salah satunya pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM dari masyarakat lokal.
“Jadi Drag Bike ini bukan cuma ajang adu nyali, tetapi ruang tumbuh untuk pembalap muda, mekanik, dan juga pelaku UMKM,” jelasnya.
Dia menyebut, ratusan pelaku UMKM ikut terlibat dalam event ini. Semua turut merasakan dampak positif kegiatan ini, dimana sektor ekonomi benar-benar bergerak dengan baik.
Gubernur Melki juga mengucapkan proficiat kepada para pemenang dari berbagai kategori. Dia berharap ke depan mereka bisa membawa nama daerah masing-masing ke panggung Nasional.
“Tentu harapan ini lebih besar kami gantungkan pada pundak para pebalap asal NTT. Bersama Bapak Rudi Kabunang, kami berkomitmen untuk mengorbitkan pebalap NTT ke kejurnas 2026,” jelasnya.
Dia mengajak para rider dari luar NTT untuk menceritakan hal baik dari Nusa Tenggara Timur ke daerah mereka masing masing.
“Bagi saudara-saudara dari luar NTT, bawalah cerita-cerita hangat dari bumi NTT ini ke tempat asal masing-masing,” pungkas Melki Laka Lena.***

