Esthon Foenay Optimis Pasangan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

Ketua DPD Partai Gerindra, Esthon L. Foenay (Foto: Ist)

KUPANG, HN – Ketua DPD Partai Gerindra NTT, Esthon Foenay, mengajak semua pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk intensifkan dukungan guna memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Esthon optimis, jika pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bisa menang satu putaran dalam Pilpres 2024 nanti.

“Untuk kita yang dukung no 2 Prabowo dan Gibran, ayo bergerak untuk menambah dukungannya. Tambahan 4 persen lagi bisa kok,” ujar Esthon dilansir akun facebook @Esthon L. Foenay, Kamis 25 Januari 2024.

BACA JUGA:  Tarian Lamaholot Hantar El Asamau Daftarkan Diri Sebagai Balon DPD RI di KPU NTT

“Gass… !!! Menangkan Satu Putaran buat Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming,” tambah  Calon Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Dapil 2 NTT – Timor Rote Sabu Sumba ini.

Menurut analisis Denny J.A, kata Esthon, ada keuntungan jika Pilpres digelar satu putaran, karena akan banyak dana yang dihemat. Sebab, biaya Pilpres putaran kedua sekitar Rp14 triliun rupiah.

BACA JUGA:  Elektabilitas Prabowo Kian Moncer, Ganjar dan Anies Bersaing Ketat

“Dana ini bisa dialokasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan bantuan gizi bagi keluarga kurang mampu,” ungkapnya.

Keuntungan lain jika Pilpres 2024 hanya digelar satu putaran adalah bisa menekan ketegangan politik dan konflik selama kurang lebih 4,5 bulan ini.

“Karena pencoblosan suara putaran pertama tanggal 14 Februari 2024 itu merupakan hari terakhir ketegangan politik Pemilu 2024,” jelansya.

Namun, jika Pilpres berlangsung dua putaran, maka hari terakhir pencoblosan di mundur 4,5 bulan lagi hingga tanggal 26 Juni 2024 mendatang.

BACA JUGA:  Maju DPR RI, Daniel Adoe Beri Wejangan untuk Adolfina Koamesakh

“Sehingga gaduh politik akan lebih kencang lagi. Polarisasi akan semakin membelah masyarakat, dan aneka berita yang panas hingga hoax akan lebih heboh lagi,” jelasnya.

Esthon berpendapat bahwa Pilpres satu putaran dapat mematangkan masa transisi pemerintahan karena pasangan capres-cawapres terpilih lebih awal, memungkinkan persiapan yang lebih matang.***

error: Content is protected !!