KUPANG, HN – Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Pengurus Antariman (BERANI) NTT periode 2023-2027 resmi dilantik di Hotel Harper Kupang, Selasa 5 Desember 2023.
Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Yohanis Uly Kale, diangkat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BERANI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
BERANI merupakan badan otonom baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang berada dibawah komando Pendeta Lorens Manuputty.
Ketua Umum DPP BERANI, Pendeta Lorens Manuputty mengatakan, organisasi ini baru dibentuk pada 28 Oktober 2023, bertujuan menjawab kegalauan masyarakat terkait persoalan intoleransi.
“BERANI ini dibentuk bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dan puji Tuhan, saya ditunjuk sebagai ketua umum,” ujar Pdt. Lorens dalam sambutannya.
Sebagai seorang pendeta, Manuputty mengakui perubahan paradigma dalam pandangannya terhadap PKB, sebuah partai yang sebelumnya dianggap sebagai partai muslim.
“Selama ini saya tidak pernah berpikir tentang PKB, karena kita tahu PKB itu partai muslim. Apalagi saya seorang pendeta. Tetapi ketika diberikan ruang, saya berpikir ada sesuatu yang salah dalam paradigma saya melihat PKB,” ungkapnya
Sebagai pendeta dan dosen, Pdt. Lorens sebenarnya tidak ingin terlibat dalam politik. Tetapi sebagai anak bangsa, ia mengaku memiliki hak untuk berkontribusi memajukan bangsa melalui organisasi BERANI.
Wakil Bupati Sabu Raijua, Yohanes Uly Kale, mengaku awalnya enggan menerima tugas sebagai Ketua DPW BERANI Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Karena awalnya saya tidak tahu apa itu BERANI. Tetapi demi persaudaraan dan toleransi di NTT, saya terima. Sebab, kalau bukan sekarang, kapan lagi. Kalau bukan kita, siapa lagi,” jelasnya.
Menurutnya, dia termotivasi dengan semangat “Berani” artinya harus bisa bersuara dan menolak segala bentuk diskriminasi yang merenggut hak asasi manusia di Indonesia, khususnya di NTT.
“Kita juga harus bersuara terhadap praktik korupsi yang hari ini sudah mencederai harkat dan martabat bangsa. Dan PKB adalah partai yang menjadi garda terdepan untuk bangsa ini,” jelasnya.
DPW BERANI NTT, dibawah komando Uly Kale siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menyerukan keadilan, kejujuran, kebebasan berbangsa dan toleransi jelang Pemilu 2024.
“Sehingga bicara toleransi adalah bagaimana mengeratkan perbedaan sebagai sebuah keluarga besar untuk Indonesia, secara khusus di Nusa Tenggara Timur,” terangnya.
Uly Kale mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hidup rukun, dan jangan terprovokasi dengan situasi politik yang panas saat ini.
“Kita jangan gampang terprovokasi dengan situasi saat ini. Biarlah berjalan dengan baik, karena politik itu sesaat, tetapi persaudaraan akan terus terjalin sampai kapan pun,” jelasnya.
Sehingga, tambah Uly Kale, BERANI yang adalah sayap Partai PKB akan dipakai untuk menyuarakan perdamaian, persaudaraan dan cinta sesama.
“Karena kalau kita hidup rukun, damai, aman dan solid, orang pasti akan segan dengan kita. Intinya kita bersatu,” pungkas Uly Kale.***

