KUPANG, HN – PSN Ngada sudah dipastikan akan berhadapan dengan Bintang Timur Atambua di babak final El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII yang diselenggarakan di Kabupaten Rote Ndao.
Laskar Jaramasi melaju ke final usai mengatasi perlawanan tim tuan rumah Perserond Rote Ndao 2-1 di babak semifinal yang digelar di stadion Paulina Haning Bullu, Rabu 30 Agustus 2023 pagi.
Sedangkan Bintang Timur Atambua menyingkirkan klub lokal Flores Timur, Biru Muda Perkasa atau BMP FC dengan skor telak 2-0.
Pelatih PSN Ngada, Klethus Ghabe, usai pertandingan mengakui, jika PSN Ngada memang sudah lama puasa gelar dalam turnamen ETMC.
Meski demikian, kata Klethus, ada sebuah momentum sejarah yang dapat membawa kebangkitan PSN Ngada di ETMC Rote Ndao.
“Saya melihat napak tilas yang kami harapkan itu bisa menjadi kenyataan di partai final nanti,” ujar Klethus dilansir YouTube Milenial Spirit.
Salah satu momen yang diingat klethus Ghabe adalah tahun 2007, dimana PSN Ngada berhasil mengalahkan tuan rumah Persab Belu di partai final dengan skor akhir 2-1.
Klethus juga melihat napak tilas yang terjadi pada tahun 2003, ketika PSN Ngada mengalahkan Perss Soe di babak semifinal dengan skor 1-0, dan akhirnya mengamankan gelar juara setelah menyudahi perlawanan Persewa Waingapu dengan skor 3-1 di final.
“Sebagai pelatih tentu saya harap napak tilas itu bisa terulang. Saya kira kami juga sudah terlalu lama puasa gelar, tetapi saya selalu sampaikan bahwa perjuangan kami belum usai,” jelasnya.
Para pemain PSN Ngada diingatkan untuk tetap berjuang hingga akhir. Semangat juang mereka juga harus tetap terjaga sampai wasit meniup peluit panjang di penghujung final nanti.
“Kami harus terus berpijak pada bumi karena masih ada satu pertandingan, karena sebelum wasit meniup peluit panjang di penghujung final nanti, semua kemungkinan masih bisa terjadi,” ungkapnya.
Ghabe optimis bahwa napak tilas di masa lalu akan menjadi kenyataan, dan PSN Ngada bisa mengukir prestasi gemilang di Rote Ndao tahun ini.
“Ada sebuah kepercayaan. Walaupun Rote Ndao ini terpisah dari Pulau Timor, tetapi dulunya itu mereka satu daratan, dan tanah Timor ini selalu ramah dengan PSN Ngada, karena kami selalu juara di tanah Timor,” pungkasnya.
Kini para pendukung setia menanti dengan penuh antusiasme untuk melihat apakah bumi Ita Esa benar-benar akan menjadi momentum kebangkitan PSN Ngada setelah belasan tahun puasa gelar.
Untuk diketahui, final yang mempertemukan PSN Ngada dan Bintang Timur Atambua akan digelar hari Sabtu 2 September 2023 mendatang.***

