KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Flobamor.
Menurut dia, RUPS PT Flobamor ditunda agar laporan keuangan perusahaan dapat diperbaiki sebelum dibahas bersama pemegang saham.
“RUPS lagi kita siapkan dengan lebih baik dari berbagai hal. Nampaknya harus ada perbaikan laporan. Jadi diperbaiki dulu, baru kita RUPS lagi,” ujar Melki, Kamis 22 Mei 2025.
PT Flobamor, perusahaan daerah yang bergerak di bidang transportasi laut khususnya pengoperasian kapal ferry milik Pemerintah Provinsi NTT tengah menghadapi krisis keuangan serius.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan perusahaan terlilit utang dalam jumlah besar kepada pihak ketiga.
Kondisi keuangan yang memburuk membuat Flobamor tidak mampu menyetor dividen ke kas daerah pada tahun anggaran berjalan.
Bahkan, beberapa karyawan dikabarkan belum menerima gaji selama beberapa bulan terakhir akibat mandeknya arus kas perusahaan.***

