KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak peserta Tour de EnTeTe 2026 menjadikan kegiatan olahraga sebagai momentum membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Melki mengatakan, Tour de EnTeTe tidak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan HUT ke-68 Provinsi NTT. Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kebiasaan menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan.
Bahkan, panitia akan memberikan penilaian khusus kepada peserta yang menunjukkan aksi positif selama kegiatan berlangsung, seperti memungut sampah di sepanjang rute, membuat atraksi menarik, hingga memimpin yel-yel.
Hal itu disampaikan Melki saat melepas rangkaian Tour de EnTeTe 2026 Rute III Etape Pulau Timor, dari Gereja Kalvari Oebelo menuju Pantai Lasiana, Jumat, 6 November 2026.
Peserta dilepas Pangdam Sobe Sonbay Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Sekda NTT Fransiskus Sales Sodo, serta pimpinan lembaga vertikal dan organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.
“Misalnya ada orang pungut sampah. Dia buat atraksi menarik pada saat memimpin yel-yel dan sebagainya. Itu akan dinilai,” ujar Melki.
Dia menjelaskan, panitia akan memilih lima peserta terbaik dari seluruh rangkaian jalan sehat Tour de EnTeTe yang digelar di berbagai wilayah NTT.
Kelima peserta akan mendapatkan hadiah perjalanan ke tempat suci sesuai agama masing-masing.
Peserta Katolik dapat memilih Israel atau Roma, peserta Kristen ke Israel, peserta Islam mendapatkan kesempatan umrah ke Arab Saudi, sedangkan peserta Hindu dapat memilih India.
Menurut Melki, penilaian tidak hanya didasarkan pada keikutsertaan dalam kegiatan, tetapi juga perilaku dan kontribusi positif peserta. Ia pun mengingatkan masyarakat agar menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
“Sekali lagi saya ingatkan, buanglah mantan pada tempatnya, dan buanglah sampah pada tempatnya,” ujar Melki yang disambut tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki mengatakan, Tour de EnTeTe menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Kupang kepada masyarakat luas.
Potensi tersebut mencakup sektor pariwisata, budaya, pertanian, peternakan, perikanan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Melalui kegiatan ini kami berharap potensi daerah semakin dikenal luas serta membuka peluang kerja sama dan investasi bagi kemajuan Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Ketua Panitia Tour de EnTeTe 2026 Johny Ataupah memperkirakan jumlah peserta pada rute ketiga etape Pulau Timor mencapai 6.000 orang.
Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah Pemprov NTT, pemerintah kabupaten/kota, hingga pelajar SMA yang dilibatkan melalui Dinas Pendidikan.
Johny optimistis target tersebut dapat tercapai berkat dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Saya percaya karena seluruh perangkat daerah provinsi hadir, dan ibu bupati juga menghadirkan dari kabupaten/kota. Kepala dinas pendidikan menghadirkan anak-anak SMA. Jadi, jumlah 6.000 itu kita percaya dan kita yakin,” pungkasnya.***

