NGADA, HN – Dapur lapangan yang disiapkan Polri sangat membantu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Pengungsi mengaku terbantu karena tak lagi harus memikirkan kebutuhan makan secara mandiri.
Salah satu pengungsi, Nurlina, warga Tado Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, menyebut fasilitas yang disiapkan Polri sangat membantu warga di tengah situasi pascagempa.
“Polri menyiapkan banyak sekali fasilitas, termasuk dapur lapangan untuk warga terdampak gempa,” ujar Nurlina, Rabu 26 Agustus 2026.

Nurlina menyebut sebelum dapur umum tersedia, warga masih harus menyiapkan kebutuhan makanan secara mandiri.
“Saya sebagai salah satu pengungsi gempa sangat terbantu dengan fasilitas yang disiapkan Polri. Karena sebelum dapur umum ada, kami masih mandiri,” jelas Nurlina.
Menurut Nurlina, kehadiran dapur lapangan membuat beban pengungsi sedikit lebih ringan. Warga kini tidak perlu terlalu memikirkan kebutuhan makanan dan dapat mengarahkan tenaga untuk memulihkan kondisi setelah gempa.
“Jadi dengan adanya fasilitas yang disiapkan Polri termasuk dapur lapangan ini, kami lebih fokus untuk pemulihan pascagempa kemarin,” ungkapnya.
Nurlina pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri yang telah memberikan dukungan kepada warga terdampak gempa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolri, Pak Kapolda NTT dan Pak Kapolres yang sudah berikan dapur umum kepada kami,” ungkapnya.
Dia menilai keberadaan dapur umum membuat warga lebih mudah mendapatkan makanan. Bantuan itu dinilai penting agar pengungsi dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih tenang.
“Dapur lapangan ini membuat kami lebih mudah untuk makan, sehingga kami lebih fokus untuk pemulihan pascagempa kemarin,” pungkasnya.***

