KUPANG, HN – Mayoritas masyarakat Nusa Tenggara Timur puas dengan kinerja Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma dalam satu tahun kepemimpinan mereka sebagai gubernur dan wakil gubernur NTT.
Tingkat kepuasan publik bahkan mencapai angka 80,5 persen berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga survei Voxpol Center Research and Consulting.
Hasil survei itu dipaparkan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago di Aula El Tari Kupang, Jumat 20 Februari 2026.
“Tingkat kepuasan 80,5 persen. Survei itu berdasarkan apa yang kita lihat, maka itu juga yang kita laporkan,” ujar Chaniago.
Chaniago menjelaskan, survei dilakukan menggunakan metode kuantitatif (quantitative research).
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung dengan responden menggunakan kuesioner terstruktur.
Dia menyebut jumlah responden 800 orang, metode wawancara tatap muka langsung, periode survei 5-14 Januari 2025, pendekatan kuantitatif dengan kuesioner terstruktur, cakupan wilayah 22 kabupaten/kota di Provinsi NTT.
“Survei itu kita lakukan sejak tanggal 5 sampai 14 Januari 2025, dilakukan secara kuantitatif,” jelasnya.
Gubernur Melki Laka Lena mengatakan, survei tersebut dilakukan sebelum peristiwa tragis meninggalnya seorang anak di Kabupaten Ngada yang sempat menyita perhatian publik.
“Survei itu dilakukan Voxpol sebelum meninggalnya YBR. Kalau seandainya survei itu dilakukan setelah masalah itu, maka bisa beda lagi hasilnya,” kata Melki.
Ia menilai hasil survei tersebut menjadi bahan refleksi bagi pemerintah provinsi untuk terus memperbaiki kinerja ke depan.
“Jadi saya minta lembaga survei Voxpol untuk sampaikan hasil survei itu apa adanya. Karena kami orang NTT tidak suka dipuji-puji,” pungkasnya.
Survei Voxpol mencakup seluruh wilayah kabupaten dan kota di NTT dengan proporsi responden yang beragam, antara lain:
1. Kota Kupang: 70 responden (8,8 persen)
2. Timor Tengah Selatan: 70 responden (8,8 persen)
3. Kabupaten Kupang: 50 responden (6,3 persen)
4. Manggarai: 50 responden (6,3 persen)
5. Sikka: 50 responden (6,3 persen)
6. Sumba Barat Daya: 50 responden (6,3 persen)
7. Ende, Flores Timur, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sumba Timur, dan TTU: masing-masing 40 responden (5,0 persen)
8. Alor, Belu, Malaka, dan Nagekeo: masing-masing 30 responden (3,8 persen)
9. Ngada, Lembata, Rote Ndao, dan Sumba Barat: masing-masing 20 responden (2,5 persen)
10. Sabu Raijua dan Sumba Tengah: masing-masing 10 responden (1,3 persen).***

