Sektor Pertanian Sumbang 30 Persen Pertumbuhan Ekonomi NTT

KUPANG, HN – Pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada triwulan II tahun 2025 mencatat capaian positif. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut sektor pertanian berkontribusi hingga 30 persen terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Melki menjelaskan, triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi NTT mencapai 5,44 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,12 persen. Capaian ini, menurutnya, menjadi sinyal baik bahwa pengelolaan sumber daya lokal berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  UNICEF-Pemprov Gandeng Kepala Daerah Percepat Cakupan Imunisasi Anak di NTT

“Dari total 5 juta lebih penduduk NTT, lebih dari 3 juta orang diuntungkan dari perkembangan sektor pertanian. Kekuatan utama kita ada di sektor pertanian yang memberi sumbangan 30 persen pertumbuhan dan menyentuh lebih dari 60 persen masyarakat di NTT,” ujar Melki, Senin 29 September 2025.

BACA JUGA:  Didampingi Penerjemah Paus Fransiskus, Melki Laka Lena Susuri Tiga Pintu Suci Vatikan-Siapkan Diri Pimpin NTT

Dia menyebut, keberhasilan di sektor pertanian harus dijaga dengan pengelolaan belanja pemerintah, konsumsi masyarakat, serta dukungan sektor swasta. Kolaborasi ini, katanya, menjadi kunci menjaga tren pertumbuhan positif di NTT.

Melki menyinggung konsistensi pembangunan di bidang olahraga. Ia mengapresiasi terselenggaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Piala Gubernur Tinju di Kabupaten Alor.

BACA JUGA:  Tokoh Adat Manggarai Sambut Baik Kehadiran GMC, Siap Dukung Ganjar Presiden 2024

Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menyebut event Pekan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Piala Gubernur Tinju jadi bukti keseriusan pemerintah mendukung talenta generasi muda.***

error: Content is protected !!