KUPANG, HN – Yohanis Landu Praing resmi mengundurkan diri dari calon Direktur Utama Bank NTT. Pengunduran Landu Praing teruang dalam surat nomor: 085/DK-PTBPDNTT/VI/2025 tertanggal 4 Juni 2025.
Surat yang ditandatangani langsung Komisaris Independen, Frans Gana itu ditujukan untuk Gubernur NTT, Melki Laka Lena selaku PSP atau Pemegang Saham Pengendali Bank NTT.
Melkiades Laka Lena yang dimintai keterangan enggan berkomentar banyak soal pengunduran Landu Praing dari calon Direktur Utama (Dirut) Bank NTT.
Menurut Gubernur Melki, hasil RUPS sudah ada, tiba-tiba yang bersangkutan mundur. Artinya, hanya dia yang bisa menjelaskan alasannya.
“Yang bisa jelaskan itu hanya yang bersangkutan. Jadi harus tanya langsung ke dia (Yohanis Landu Praing),” ujar Gubernur Melki, Kamis 5 Juni 2025.
Melki menyebut, sejak awal, bahkan sebelum RUPS, ia sudah membuat opsi-opsi, bahwa calon direksi maupun komisaris terbuka untuk semua orang, terutama bagi yang memenuhi syarat.
“Sejak awal mau RUPS, saya sudah sampikan opsi-opsi itu. Jadi kalau soal mundurnya pak Landu Praing, silahkan tanya langsung ke dia,” ungkapnya.
Sehingga, kata Melki, soal pengunduran diri Yohanis Landu Praing dari calon Dirut Bank NTT nanti akan diproses oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Soal pengunduran diri itu, nanti akan diproses OJK. Semua keputusan RUPS, termasuk pengunduran diri itu bukan urusan kami lagi. Karena yang menilai itu OJK,” jelasnya.
Setelah OJK merumuskan, kata dia, hasil penilainya baru akan diserahkan kepada para pemegang saham, baik itu gubernur, bupati dan wali kota.
“Jadi hasil itu akan jadi landasan kami ke depan. Namun kita juga harus segera punya direksi dan komisaris definitif. Karena itu menjadi bagian dari perusahan yang punya tatakelola yang bagus,” terangnya.
Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menambahkan, surat pengunduran diri dari Yohanes Landu Praing sudah diterima lewat pesan WhatsApp.
“Surat pengunduran diri dari pak Yohanis Landu Praing saya sudah terima. Lewat pesan WhatsApp (WA) juga,” pungkas Melki Laka Lena.
Sebelumnya, lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), para pemegang saham sepakat mengusulkan Yohanis Landu Praing dan Charlie Paulus mengikuti uji kelayakan di OJK sebagai calon Dirut Bank NTT.***

