PM Timor Leste Terima Konsep Ekonomi Frans Aba

KUPANG, HN – Perdana Menteri Timor Leste, Jose Alexandre Xanana Gusmao menerima konsep ekonomi regional perbatasan yang diberikan Dr. Frans Aba, dalam buku “Border Economy Indonesia-Timor Leste-Australia.

Buku gagasan cerdas Dr. Frans Aba tersebut, berisi tentang bagaimana membangun ekonomi regional perbatasan  NTT, Timor Leste, dan Australia ataupun ekonomi regional dengan negara lainnya di belahan dunia.

“Semoga pikiran-pikiran yang dituangkan dalam buku tersebut bermanfaat untuk kemajuan ekonomi tiga negara ini,” kata Frans Aba, Jumat 7 Juli 2023.

Doktor Ekonomi Pembangunan dan Dosen Universitas Atmajaya ini menjelaskan, bidang ekonomi rakyat dapat dipertimbangkan sebagai kebijakan. Dimana pengelolaan kawasan perbatasan di NTT, bertumpu pada sektor pertanian lahan kering berkelanjutan, termasuk perkebunan, kehutanan, dan peternakan.

Pengembangan sektor dimaksud, tidak terbatas pada kecamatan-kecamatan dan kabupaten perbatasan semata, tetapi meliputi suatu kawasan ekonomi yang lebih luas, yakni kawasan ekonomi regional sebagai konsep kawasan perbatasan yang utuh, berbasis pertanian lahan kering berkelanjutan dan peternakan yang memformulasikan keunggulan komparatif ekonomi.

BACA JUGA:  BMKG: Bibit Siklon 98S Diperkirakan Tumbuh Jadi Siklon Tropis dalam 24-36 Jam Kedepan

Oleh karena itu, perlunya pengembangan industri pengolahan berbasis bahan baku pertanian dan peternakan, serta jasa yang berorientasi industri lokal berkualitas global dan kepariwisataan untuk peningkatan nilai lebih dan nilai tambah, pengembangan aspek produksi, dan manajemen pasar.

“Semua itu merupakan potensi, kekuatan dan peluang yang jika dikelola dengan kebijakan yang tepat, akan berdampak dan bermanfaat positif terhadap pembangunan nasional umumnya dan pengelolaan batas negara dan kawasan perbatasan khususnya demi peningkatan kesejahteraan rakyat dalam berbagai aspek/dimensinya,” kata Frans Aba.

BACA JUGA:  ESCS Kupang Rayakan Year End dan Student Achievement untuk 64 Siswa Tingkat Primary dan High School

Selain itu, Perdana Menteri Xanana Gusmao sangat bergembira atas keputusan yang diambil sahabatnya Frans Aba sebagai Calon Gubernur NTT 2024-2029.

Frans Aba pun akhirnya diundang khusus Pemerintah Timor Leste dan Xanana, menjadi salah satu tamu kehormatan dalam pelantikan Xanana Gusmao sebagai Perdana Menteri Timor Leste, Sabtu 1 Juli 2023 pekan kemarin.

Frans Aba dan Xanana Gusmao, keduanya  sudah menjalin persahabatan sejak Xanana menjadi Presiden Timor Leste. Dan diharapkan agar kedepannya, konsep ekonomi regional perbatasan NTT-Timor Leste-Australia yang dilahirkan Frans Aba, bisa diterapkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Frans Aba telah mendeklarasikan dirinya sebagai calon Gubernur NTT 2024-2029 dengan mengusung spirit “Gotong Royong Bersama Frans Aba”.

Melihat NTT semakin terpuruk dengan angka kemiskinan semakin tinggi dan berada di peringkat ketiga termiskin dari seluruh provinsi di Indonesia, hal itu mendorong Frans Aba maju sebagai calon Gubernur NTT.

BACA JUGA:  Gelapkan Sepeda Motor Milik Dinas Kehutanan NTT, Pria di Kupang Ditangkap Polisi

“NTT dikenal dengan kemiskinan yang ekstrim. Angka stunting capai 30 persen. NTT memiliki indeks SDM terendah, infrastruktur terjelek di Indonesia dan angka indeks korupsi tertingi sebesar 7 persen. Ini yang membuat saya sangat prihatin,” ungkap Frans.

Dikatakannya, hal ini diperlukan sebuah percepatan pembangunan, untuk membawa NTT keluar dari stigma-stigma buruk yang disematkan selama ini.

“Meskipun Kita miskin secara materi. Tapi Saya percaya bahwa Kita masyarakat, keluarga NTT, kaya akan iman, kaya akan harga diri dan kaya akan pengetahuan,” tegas Frans Aba Cagub NTT 2024.***

error: Content is protected !!