KUPANG, HN – Pengurus Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang periode 2023-2026 akan dilantik besok, Minggu 16 April 2023 sore.
Acara pelantikan yang akan dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT ini diawali dengan misa syukur yang sudah disiapkan oleh seksi liturgi.
Ketua panitia, Isyak Nuka mengatakan, organisasi IKADA Kupang pada periode sebelumnya dipimpin Vincentius Repu, S. E, MSC. AGr, sebelum diganti oleh Dr. Sipri Radho Toly, PGD. M.Sc.
Menurutnya, proses pemilihan ketua dan pengurus IKADA Kupang periode 2023-2026 dilakukan secara demokratis, karena yang berhak memilih adalah ketua paguyuban, maupun perwakilan dari paguyuban.
“Pemilihan dilakukan oleh para ketua paguyuban maupun perwakilan, yang memang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKADA itu memiliki hak suara,” ujar Isyak kepada wartawan, Sabtu 15 April 2023.
Dia menjelaskan, saat melakukan musyawarah luar biasa untuk memilih ketua dan pengurus IKADA Kupang, terdapat 51 paguyuban yang memiliki hak suara.
“Dan mereka ini memilih tanpa dipengaruhi atau diintervensi oleh siapapun. Sesuai AD ART IKADA Kupang, ketua terpilih harus dilantik oleh Ketua Dewan Kehormatan, dalam hal ini adalah Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi,” ungkapnya.
Untuk proses pelantikan, kata dia, seluruh anggota panitia sudah bekerja sungguh – sungguh, agar pelantikan ketua dan pengurus IKADA Kupang dapat berjalan lancar.
Ketua IKADA terpilih, Dr. Sipri Radho Toly, PGD. M.Sc, mengatakan, organisasi IKADA merupakan ikatan emosional dan persaudaraan keluarga besar Ngada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Jadi setelah lantik, kedepan kami memiliki niat untuk tetap membangun persaudaraan diantara kita sesama orang Ngada, maupun kelompok, etnis dan diaspora lain yang ada di Kupang,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, usai dilantik mereka akan melakukan kunjungan terhadap semua paguyuban Ngada di Kota Kupang, untuk membangkitkan semangat demi membangun organisasi IKADA yang lebih baik.
“Tidak menutup kemungkinan setelah lantik kami akan keliling kunjungi paguyuban di Kota Kupang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, sejauh ini terdapat 713 KK dari 32 paguyuban orang Ngada yang berdomisili di kota Kupang, dengan jumlah anggotanya mencapai 3191 orang.
“Tetapi masih ada 8 orang Ngada di Kota Kupang yang belum memiliki rumah. Apa yang organisasi mau buat untuk mereka. Intinya ada niat, uang pasti datang. Dan saya optimis, karena di setiap bidang itu diisi oleh orang-orang hebat,” tandasnya.
Ketua IKADA periode 2014-2019, Vincentius Repu, S. E, MSC. AGr, menjelaskan, IKADA Kupang sejatinya hadir sejak lama. Namun sempat tidak berjalan, dan baru dibentuk kembali pada tahun 2009 lalu.
“Pada periode saya, ada beberapa kegiatan kemanusiaan yang dilakukan, seperti bantu membangun rumah untuk keluarga IKADA di Kupang,” jelasnya.
Setelah masa jabatannya berakhir, Vincentius kemudian berinisiasi untuk bertemu orang tua dan sesepuh Ngada yang ada di Kupang untuk menghidupkan kembali organisasi IKADA.
“Tahun 2023 saya inisiasi bertemu orang tua di Kupang agar menghidupkan kembali IKADA, lalu sampailah kita pada pemilihan kepengurusan yang baru ini,” ungkapnya.
Dia menyampaikan apresiasi kepada ketua IKADA terpilih, karena sudah mulai menyempurnakan organisasi dengan mendata semua keluarga Ngada yang ada di Kota Kupang.
“Apresiasi untuk pak Sipri. Apa yang dilakukan sekarang tidak dilakukan oleh pengurus IKADA pada periode sebelumnya. Sehingga niat yang disampaikan ketua terpilih tadi adalah tugas kita bersama,” terangnya.
Dia berharap pertemuan yang dilakukan bisa memberikan energi positif, sehingga organisasi IKADA bisa memperhatikan seluruh orang Ngada di Kota Kupang.
“Tetapi yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini menjadikan kita semua memiliki mindset yang lebih positif. Selamat berkarya untuk pak Sipri dan teman-teman,” pungkasnya.***

