SIKKA, HN – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atau PMKRI Cabang Sikka menggelar aksi demo di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Jumat 4 Agustus 2023.
Aksi demo itu merupakan bentuk protes terhadap kebijakan Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka yang dinilai tidak berpihak terhadap guru.
Dinas PKO Sikka diduga melakukan pemotongan dana sertifikasi guru, yang harusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah setempat.
Para demonstran menyuarakan tuntutan mereka agar Dinas PKO Sikka bertanggung jawab atas pengelolaan dana sertifikasi guru yang transparan dan tepat sasaran.
Mereka menuntut agar dana sertifikasi guru tidak disalahgunakan atau dipotong untuk kepentingan yang tidak jelas.
Sambil terus melakukan koordinasi, massa aksi kemudian mengambil 2 buah ban motor bekas, lalu meletakkan di depan jalan pintu gerbang masuk Kantor Kejaksaan Negeri Maumere.
Anggota yang melakukan pengamanan mewanti-wanti dengan meminta agar massa aksi menyingkirkan ban motor itu, namun massa aksi berkelit sambil mengataka jika aksi mereka tidak anarkis.
Massa aksi kemudian membakar 2 ban motor, sambil mengelilingi ban motor itu untuk menghalangi upaya anggota yang hendak memadamkan api.
Menyikapi insiden itu, Waka Polres Sikka kompol Kompol Ruly J.P. Pahroen, S.Sos, S.I.K mengatakan, aspirasi merupakan hak setiap orang, namun harus dilakukan dengan tertib dan damai serta tidak mengganggu ketertiban umum.
“Mari kita semua tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sikka yang kita cintai ini,” ujar Kompol Ruli.***

