Hukrim  

2 PMI Non Prosedural Asal NTT Dipulangkan dari Malaysia Tanpa Nyawa

Jenazah PMI asal NTT tiba di Bandara El Tari Kupang (Foto: Ridwan)

KUPANG, HN – Jenazah Pekerja Migran Indonesia atau PMI non prosedural asal Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berdatangan.

Kali ini Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP2MI NTT menerima dua jenazah yang dikirim dari negara Malaysia.

Dua jenazah ini dipulangkan dengan status non prosedural atau ilegal, dan tiba di Bandara Internasional El Tari Kupang, Kamis 13 Juli 2023.

BACA JUGA:  DPR RI dan Pemerintah NTT Kerjasama dengan Swasta Bangun Fasilitas Air Bersih

Jenazah tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airlines, dengan Nomor Penerbangan GA 448 dari Jakarta – Surabaya.

Kedua jenazah merupakan warga Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Identitas jenazah PMI asal NTT ini atas nama Yanto Sello, warga Kabupaten Kupang yang meninggal dunia pada 30 Juni 2023, pukul 17.45 AM atau waktu setempat.

BACA JUGA:  Masyarakat Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual Dibalik Pembunuhan Astrid dan Lael

Dia meninggal di PTD Hospital 156628 Mukim Plentong Johor Bahru, Malaysia, dengan penyebab kematian Hanging.

Sedangkan Kristianto Bin Mano, PMI asal Kabupaten TTU, yang meninggal dunia pada 05 Juli 2023, pukul 10.46 PM atau waktu setempat.

Ia meninggal di Hospital Ward Sari Tawau, Sabah, Malaysia dengan penyebab kematian Septic shock secondary to severe pneumonia with multi organ failure.

BACA JUGA:  Polda NTT Segera Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan Astrid dan Lael

Terpantau, turut hadir dalam penjemputan jenazah diantaranya petugas BP2MI NTT, pihak Bea Cukai dan keluarga korban.

Untuk diketahui, total jenazah PMI Non Prosedural  asal Provinsi NTT yang meninggal di luar negeri selama tahun 2023 sebanyak 76 orang.***

error: Content is protected !!