SUMBA, HN – Bank NTT mendapat penghargaan dari International Labour Organization (ILO) atas kontribusinya dalam memperluas akses pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penghargaan diterima Direktur Kredit Bank NTT, Aloysius Geong, dalam kegiatan Promise II Impact Closing Event and Phase III Launch di Hotel Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.
Apresiasi itu diberikan atas kemitraan dan kontribusi Bank NTT dalam pelaksanaan Promise II Impact Project periode 2023-2026.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah penyaluran Kredit Mikro Merdeka dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani rumput laut di Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur.
Melalui Bank NTT Cabang Pembantu Mangili, pembiayaan itu diarahkan untuk membantu petani memenuhi kebutuhan modal usaha dan mendukung keberlanjutan produksi rumput laut.
Rumput laut menjadi salah satu sumber penghidupan warga Sumba Timur. Akses permodalan sangat penting untuk menjaga kegiatan produksi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan petani.
Bank NTT juga melaporkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) sebesar 0 persen pada portofolio kredit petani rumput laut yang dimaksud.
Angka itu menunjukkan tidak adanya kredit bermasalah dalam portofolio yang dilaporkan. Namun, keberlanjutan pembiayaan tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi produksi, harga komoditas, kepastian pasar, dan kemampuan petani mengelola keuangan.
Program Promise II Impact yang dijalankan ILO bersama para mitra berfokus pada perluasan akses layanan keuangan bagi UMKM, penguatan inklusi keuangan, serta pengembangan ekosistem rantai nilai komoditas produktif.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keterlibatan Bank NTT dalam mendukung pembiayaan sektor produktif, termasuk usaha masyarakat pesisir yang memiliki potensi ekonomi di NTT.***

