Pelabuhan Harus Jadi Penggerak Ekonomi Daerah dan Simpul Rantai Pasok Nasional

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menyebut peran pelabuhan sangat penting sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus simpul rantai pasok nasional, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melki mengatakan itu saat menghadiri Audiensi Sinergi antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Kementerian Perhubungan, dan Indonesian National Shipowners Association (INSA) yang digelar secara daring, Senin 26 Januari 2026.

Audiensi itu dihadiri perwakilan Kapolda NTT, Kejaksaan Tinggi NTT dan Direktur Kepelabuhanan Kemenhub Dr Muhammad Anto Julianto.

BACA JUGA:  Peduli Atlet Muda, Johni Asadoma Siap Sumbang Peralatan Tinju untuk Pemuda Desa Mata Air

Hadir juga Direktur Operasi Pelindo Putut Sri Muljanto, Ketua Umum INSA Indonesia, Ketua INSA NTT, KSOP dan KUPP se-NTT, GM Pelindo se-NTT, serta berbagai pemangku kepentingan sektor kemaritiman.

Melki menyebut, sebagai provinsi kepulauan, NTT sangat bergantung pada transportasi laut dan kinerja pelabuhan yang efisien, andal, dan terintegrasi.

BACA JUGA:  Istri Pelatih Valencia Menangis di Pelukan Gubernur Melki: “Please Help”

Karena itu, kolaborasi antara Pelindo sebagai operator pelabuhan, Kementerian Perhubungan sebagai regulator, dan INSA sebagai representasi pelaku usaha pelayaran menjadi kunci kelancaran logistik.

“Pelabuhan bukan hanya tempat bongkar muat, tetapi harus menjadi penggerak ekonomi daerah dan bagian penting dari rantai pasok nasional,” kata Melki.

Menurutnya, penguatan sinergi antar pemangku kepentingan akan berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik, kelancaran distribusi barang, serta kepastian layanan pelayaran di NTT.

BACA JUGA:  Cerita Bunda Julie Tentang Presiden Jokowi Puji Sedotan Non Plastik Binaan Dekranasda NTT

Dampak tersebut akan dirasakan masyarakat melalui ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, dan terbukanya peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Melki, terus mendorong agar produk-produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas melalui dukungan sistem logistik dan pelayaran yang kuat.

“Dengan konektivitas yang baik, daya saing ekonomi daerah akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi NTT dapat berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.***

error: Content is protected !!