Melki Promosikan Keindahan NTT dan Tradisi Tangkap Paus Lamalera ke Turis Australia

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mempromosikan kekayaan wisata alam dan budaya NTT kepada wisatawan asal Australia yang tengah melakukan perjalanan wisata ke NTT.

Para wisatawan yang berlayar menggunakan Kapal Wisata Paspaley Pearl itu disambut langsung oleh Gubernur Melki di La Cove Bar & Resto Lasiana, Kota Kupang, Minggu 4 Januari 2026.

Para tamu disuguhi aneka pangan lokal khas Nusa Tenggara Timur, pertunjukan tarian dan musik daerah, serta diperkenalkan dengan produk-produk UMKM lokal.

Kunjungan wisata ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Januari 2026, dengan rute perjalanan mencakup Kupang, Kabupaten Alor, dan Lembata.

BACA JUGA:  Daftar ke Perindo, Nubatonis: Frans Aba Figur Muda yang Punya Ide dan Gagasan untuk NTT

Melki mengatakan, penyambutan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada wisatawan mancanegara yang telah memilih NTT sebagai tujuan wisata dan menikmati kekayaan alam serta budaya daerah.

“Selamat datang di Kupang, NTT. Atas nama seluruh masyarakat NTT, saya menyampaikan terima kasih karena bapak ibu berkenan hadir bersama kami di sini,” ujar Melki.

Mantan Anggota DPR RI itu juga mengapresiasi pilihan wisatawan Australia yang menjadikan Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari perjalanan wisata mereka.

“Kunjungan ini sangat bermakna dan mencerminkan hubungan yang saling menghormati. Kami berharap saat kembali ke negara asal, bapak ibu akan mengenang NTT sebagai daerah yang indah, berbudaya, dan ramah,” katanya.

BACA JUGA:  Bank NTT Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Melki menjelaskan, NTT terdiri dari sejumlah pulau besar seperti Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Sabu, dan Rote. Masing-masing daerah memiliki keunikan alam, budaya, serta cara hidup masyarakat yang khas.

Menurutnya, berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) berarti mengalami beragam cerita, tradisi, dan nilai kehidupan yang hidup berdampingan dengan alam.

“Kupang, tempat kita berkumpul hari ini, merupakan gerbang utama NTT. Kota pesisir ini dikenal dengan suasana tenang, matahari terbenam yang indah, serta masyarakatnya yang ramah dan terbuka,” jelasnya.

Melki menambahkan, perjalanan wisatawan akan berlanjut ke Alor, yang dikenal secara internasional sebagai salah satu destinasi selam terbaik dunia dengan kekayaan bawah laut yang luar biasa, sekaligus kaya tradisi dan budaya lokal.

BACA JUGA:  Lantik Penjabat Walikota Kupang, Gubernur Viktor Marah Tamu Undangan yang Datang Terlambat

Selanjutnya, wisatawan akan mengunjungi Lembata, pulau dengan identitas maritim yang kuat dan dikenal dengan tradisi berburu Paus Lamalera yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tradisi berburu paus di Lembata dijalankan secara adat dengan aturan ketat dan nilai spiritual. Bagi masyarakat setempat, ikan paus adalah kehidupan, keseimbangan, dan penghormatan terhadap laut,” ungkap Melki.

Turut hadir mendampingi Gubernur Melki, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Noldy Pellokila serta Karo Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selfi Nange.***

error: Content is protected !!