KUPANG, HN – BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Timur resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIV di Hotel Harper Kupang, Rabu 29 Oktober 2025.
Musda tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dan dihadiri Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Bichari, serta jajaran pengurus HIPMI se-NTT.
Wagub NTT, Johni Asadoma mengaku senang karena hanya ada satu calon ketua umum yang mendaftar, yaitu Restu Herdiani Dupe.
Dengan status sebagai calon tunggal, Restu dipastikan terpilih secara aklamasi untuk memimpin BPD HIPMI NTT periode 2025–2028.
“Sebagai calon tunggal, kita bisa pastikan bahwa Restu Heru Dupe ini bisa terpilih secara aklamasi dan menjadi ketua umum BPD HIPMI NTT,” ujar Johni Asadoma.
Mantan Kapolda NTT ini menyebut HIPMI memiliki peran besar untuk mengelola semua sumber daya yang ada di NTT untuk menumbuhkan ekonomi, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Saya harap HIPMI bisa bermitra dengan pemerintah, agar ekonomi rakyat bisa maju di tengah efisiensi anggaran yang kita alami saat ini,” jelasnya.
HIPMI juga, kata dia, harus bisa membangkitkan inovasi dan kreatifitas melalui anggotanya, sehingga NTT dapat maju menghadapi berbagai tantangan.
Ketua Umum BPP HIPMI NTT, Akbar Buchori, yang turut hadir mengingatkan agar seluruh tahapan Musda dijalankan dengan benar.
“Semua mekanisme tidak boleh dilewatkan. Karena Musda ini tempat untuk bernegosiasi. Jadi jangan mengejar waktu lalu menghilangkan esensi Musda,” ungkapnya.
Dia berharap HIPMI harus menggandeng pemeirntah untuk bersama-sama membangun daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Ketua BPD HIPMI NTT, Muhammad Iksan Darwis menyebut Musda merupakan agenda yang wajib dilaksanakan setiap tiga tahun sekali sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.
“Proses sudah berjalan dan hanya satu calon yang mendaftar, yaitu Restu Heru Dupe. Harapan saya, Musda kali ini berjalan baik tanpa dinamika yang tidak perlu,” kata Iksan.
Anggota DPRD Kota Kupang Fraksi Golkar ini berharap HIPMI mampu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan peluang ekonomi baru di berbagai sektor, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan anak muda NTT.
“NTT saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk lapangan kerja. Sehingga kita akan kolaborasi dengan pemerintah untuk membuka lapangan kerja,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, HIPMI harus bisa bantu pemeirntah untuk meningkatkan PAD, juga bersama sama untuk membangun NTT yang lebih baik kedepan.
“Harapan saya kepada pengurus baru HIPMI kalau bisa kita sama sama dengan pemeirntah untuk mencari peluang yang bisa menumbuhkan ekonomi di NTT,” pungkasnya.***

