KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menghadiri rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap dua Ranperda strategis, yaitu Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan RPJMD 2025-2029, Senin 30 Juni 2025.
Menurut dia, pripurna merupakan simpul dari seluruh rangkaian pembahasan keuangan daerah, yang dimulai sejak penyerahan LHP BPK RI pada 23 Mei dan dituntaskan melalui pembahasan bersama Badan Anggaran hingga 20 Juni 2025.
Dia menyebut proses pembahasan dua Ranperda itu penuh dinamika, namun mencerminkan semangat membangun kebijakan yang berdampak bagi masyarakat NTT.
“Ini bukti bahwa kerja bersama bisa menghasilkan kebijakan yang bukan hanya sah secara administratif, tapi juga bermakna secara substantif,” ujar Gubernur Melki.
Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD
Gubernur Melki juga merespons 34 poin rekomendasi yang disampaikan DPRD melalui Banggar, yang mencakup berbagai aspek, mulai dari pendapatan daerah hingga kebijakan pembiayaan.
“34 rekomendasi DPRD yang disampaikan melalui Banggar, mulai dari aspek pendapatan hingga pembiayaan akan ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah,” ujar Gubernur Melki.
Melki juga menyampaikan penghargaan atas sinergi yang telah terbangun selama proses pembahasan berlangsung, yang membuat seluruh tahapan berjalan aman, lancar, dan sukses.
“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD atas kerja sama yang membuat seluruh proses berjalan aman, lancar, dan sukses,” ungkapnya.
Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah, DPRD, masyarakat sipil, hingga tokoh agama untuk terus bergandeng tangan dalam mewujudkan NTT yang lebih baik.
“Mari kita wujudkan NTT yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Ayo bangun NTT,” pungkasnya.***

