KUPANG, HN – Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural asal Nusa Tenggara Timur atas nama Sepri Leob (22) tiba di Kupang.
Jenazah pekerja migran asal Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan itu tiba Kupang Kamis 20 Juli 2023 pukul 06.30 Wita.
Almarhum Sepri Leob menjadi pekerja migran ke-79 asal NTT yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia dalam kurun waktu setahun terakhir.
Jenazah almarhum tiba di Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 602 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta.
Almarhum dijemput langsung oleh ayah kandung Daniel Leob, serta perwakilan dari pihak BP2MI di terminal kargo Bandara El Tari Kupang.
Berdasarkan Surat Keterangan No: KCH/0086/K/SKK/0723 dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Serawak, Malaysia, menerangkan bahwa Sepri Leob meninggal pada 9 Juli 2023 lalu.
Penyebab kematian pun tidak diketahui atau mati mendadak. Keluarga almarhum Sepri Leob juga tidak bersedia atau menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah.
Sedangkan dari keterangan repot Polis Bintulu pada 11 Juli 2023, dan laporan dari Encik/Mr. Wong Tion Sing selaku majikan almarhum serta dokumen yang diterima oleh pihak KJRI disampaikan bahwa Sepri Leob telah meninggal dunia secara tiba-tiba pada 09 Juli 2023 di rumah kebun, Batu 36, Jln. Bintulu – Miri, Bintulu, Serawak, Malaysia.
Almarhum sebelumnya bekerja di kebun pribadi milik warga setempat (majikan almarhum, red) bernama Encil/Mr. Wong Tiong Sing secara tidak resmi atau non prosedural.
Diketahui, total keseluruhan jenazah PMI Non Prosedural asal Provinsi NTT yang meninggal dunia di tempat kerja (luar negeri) sampai dengan tanggal 20 Juli 2023 berjumlah 79 jenazah, terdiri dari 78 orang dewasa dan 1 orang anak berumur 7 tahun.***

