Hukrim  

Panitia Bantah Judi Berkedok Pasar Malam di HUT GKS Waimangura

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

SBD, HN – Panitia penyelenggara bantah adanya judi berkedok pasar malam di Hari Ulang Tahun atau HUT GKS Waimangura ke 76 di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi NTT beberapa waktu lalu.

“Tidak ada judi dalam perayaan ini. Yang ada hanya lomba poker berhadiah, lempar gelang, jarum putar, bola guling, futsal U-12 dan voley putra-putri,” ujar ketua panitia, Yuris Umbu dilansir Suara Jermas, Minggu 2 Juni 2023.

Menurut Yuris Umbu, praktik judi yang dibubarkan Babinsa Sertu Petrus Ana Lalo di stand HUT GKS Waimangura merupakan hal yang terjadi diluar pengetahuan panitia.

BACA JUGA:  Ira Ua Bantah Keterangan Saksi Fitriani Ibrahim

“Judi itu dilakukan sejumlah oknum penjaga stand, dan Babinsa langsung mengambil langkah tegas dengan menghentikan praktek perjudin itu,” tegasnya.

Sebagai ketua panitia, kata Yuris, pihaknya langsung menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada Babinsa, karena sudah membubarkan praktik judi itu.

“Kami terima kasih kepada Babinsa yang menemukan praktik judi ini. Karena, judi secara resmi tidak ada dalam lomba perayaan HUT GKS Waimangura,” jelasnya.

Meski demikian, Yuris mengakui jika perjudian yang terjadi merupakan keteledoran dari panitia penyelenggara dalam HUT GKS Waimangura.

Sebenarnya, kata dia, Kapolres SBD sudah memberikan izin terkait permainan dalam lomba ini, namun hadiahnya berupa barang seperti peralatan rumah tangga dan sebagainya.

BACA JUGA:  Polisi Bongkar Tempat Penyulingan Sopi Ilegal di Maulafa Kupang

“Tetapi mungkin bandar bola guling dan jarum putar yang salah menerapkan atau keliru dalam memberikan hadiah bagi para pengunjung pasar malam,” terangnya.

“Jadi beredar isu bahwa lomba diwarnai perjudian dan mendapat izin dari Kapolres adalah tidak benar dan tidak mempunyai bukti. Karena ini murni kesalahpahaman antara Babinsa, penyelenggara dan kami sebagai panitia,” tambahnya.

Yuris menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolres SBD, Dandim 1629/SBD, Babinsa Sertu Petrus Ana Lalo dan pihak-pihak lain yang merasa dirugikan dengan informasi yang tengah beredar luas di masyarakat ini.

BACA JUGA:  KTT ASEAN Jadi Momentum Kebangkitan UMKM di Provinsi NTT

Mera Manu Milla, selaku anggota panitia men menegaskan tidak ada praktik judi dalam lomba yang digelar dalam HUT GKS Waimangura ke 76.

“Mungkin ini kelengahan kami sebagai Panitia yang tidak ketat melakukan pengawasan pada penyelenggara lomba dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Dia menyampaikan permohonan maaf atas keteledoran panitia, sehingga merugikan berbagai pihak, khususnya Polres SBD dan Kodim 1629/SBD.

Dia menambahkan, lomba-lomba itu secara resmi telah ditutup, setelah pada pendeta beraudiensi dengan Kapolres SDB Senin kemarin.***

error: Content is protected !!