KUPANG, HN – Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, merevisi penggunaan pakaian sarung tenun ikat daerah dan seragam Pramuka bagi ASN lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Gubernur Provinsi NTT Nomor 025/56/BO2 yang mengatur penyesuaian seragam sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 11 Tahun 2020.
“Proses revisi Surat Edaran (SE) sedang dalam tahap pengolahan,” demikian disampaikan dalam surat edaran yang diterima media, Selasa, 12 September 2023.
Surat pemberitahuan resmi terkait penyesuaian seragam ASN segera disampaikan pada kesempatan pertama. Kerjasama seluruh ASN diharapkan bisa menjalankan aturan tersebut.
Berikut adalah ketentuan penggunaan seragam yang akan berlaku:
Hari Selasa: ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTT diwajibkan mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) dengan keki sebagai aksesoris.
Hari Rabu: ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTT diharapkan mengenakan seragam PDH berupa kemeja putih dengan celana/rok hitam.
Sebelumnya mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta penggunaan seragam Pramuka dan tenun ikat untuk ASN lingkup Pemprov NTT.
Aturan itu diteken Viktor Laiskodat lewat SE GUB NTT Nomor 025/56/BO2.1 tentang penggunaan pakaian sarung tenun Ikat Daerah NTT dan pakaian seragam Pramuka bagi ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTT.***

