Melki Serahkan Bantuan RTLH untuk 10 Warga di TTU dan TTS

KEFA, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyerahkan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 10 warga di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis 5 November 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada masing-masing lima warga di TTU dan TTS. Penyerahan dilakukan di sela kegiatan Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor rute TTU-TTS.

Program ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap masyarakat yang masih membutuhkan hunian layak sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan melalui pemenuhan kebutuhan dasar.

Selain menyerahkan bantuan RTLH, Melki menyebut Tour de EnTeTe 2026 tidak hanya menjadi kegiatan olahraga dan perayaan HUT ke-68 Provinsi NTT. Kegiatan itu juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.

BACA JUGA:  Kantor Pengacara ANP Hadir di Kota Kupang, Siap Berikan Layanan Hukum Terbaik

Menurut Melki, mobilitas peserta di sepanjang rute harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Ia meminta para bupati dan wali kota di NTT memfasilitasi pelaku UMKM lokal agar memasarkan produk mereka di setiap titik akhir kegiatan.

“Titik finish harus menjadi ruang promosi sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Produk lokal seperti kuliner khas daerah, tenun ikat, dan berbagai produk UMKM lainnya perlu diberikan kesempatan untuk tampil dan dipasarkan kepada para peserta maupun masyarakat yang hadir,” ujar Melki.

BACA JUGA:  Veronika Asadoma, Putri Alor yang Siap Harumkan NTT di Ajang Putri Indonesia 2024

Ketua Panitia Etape I Rute II TTU-TTS, Alberd Pairikas, menjelaskan kegiatan dimulai dari Kantor Desa Oeprigi, TTU, dan berakhir di Kantor Camat Polen, TTS, dengan jarak sekitar 10 kilometer.

Sekitar 1.600 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari pelajar SMA/SMK, masyarakat, personel TNI, serta ASN dari pemerintah provinsi dan kedua kabupaten.

Tour de EnTeTe juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa kunjungan ke rumah tidak layak huni, sekolah, pelaku UMKM, dan sejumlah titik pelayanan masyarakat.

Di lokasi finis disiapkan Pojok Promosi UMKM, Bank NTT Corner, pemeriksaan kesehatan, Samsat Keliling, serta penanaman bibit pohon.

BACA JUGA:  Melki-Johni Siap Hidupkan Kembali Pameran Pembangunan dan Karnaval di Kupang demi UMKM

Bupati TTU, Yosep Falentinus Kebo, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang memilih wilayah perbatasan TTU dan TTS sebagai lokasi etape.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap wilayah perbatasan sekaligus mempererat hubungan antardaerah.

Melki berharap kegiatan sport tourism dapat terus dikembangkan karena sejalan dengan Dasa Cita ke-3 Pemprov NTT, yakni menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Harapan kita, momentum seperti ini terus dipelihara agar roda perekonomian masyarakat di Nusa Tenggara Timur semakin bergerak, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.***