MABAR, HN – Polda Nusa Tenggara Timur terus bergerak membantu warga terdampak gempa bumi di wilayah pesisir Kabupaten Manggarai Barat, Senin 24 Agustus 2026.
Bantuan logistik didistribusikan menggunakan kapal KPC XXII-2007 milik Direktorat Polairud Polda NTT ke wilayah Pulau Papagarang dan Pulau Rinca.
Distribusi bantuan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa, terutama warga yang berada di wilayah pesisir dan membutuhkan dukungan logistik.
Kapal KPC XXII-2007 bergerak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo menuju Pulau Papagarang pada sore hari. Kapal membawa sejumlah bantuan yang berasal dari Pemda dan dukungan logistik lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat.
Sejumlah bantuan yang diangkut menggunakan KPC XXII-2007 terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk warga terdampak.
Bantuan tersebut antara lain 2.500 kilogram beras, 25 dos mie instan, lima kasur tipis, 15 selimut, serta satu karung barang campuran.
Selain itu, bantuan yang dibawa juga berupa lima dos tisu kering Jolly, lima dos tisu basah Cussons Baby, empat dos air mineral, serta lima dos biskuit Roma kelapa.
Bantuan kemudian dibongkar setelah kapal tiba di Pelabuhan Papagarang untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa.
Berdasarkan rangkaian kegiatan, KPC XXII-2007 bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo menuju Pelabuhan Papagarang sekitar pukul 15.40 Wita.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.40 Wita, kapal tiba di Pelabuhan Papagarang. Petugas selanjutnya melakukan pembongkaran logistik yang dibawa untuk disalurkan kepada warga terdampak bencana.
Setelah proses distribusi dan pembongkaran bantuan selesai, KPC XXII-2007 kembali bergerak dari Pulau Papagarang menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada pukul 17.00 Wita.
Kapal tiba kembali di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sekitar pukul 18.00 Wita. Seluruh kegiatan berakhir pada pukul 18.20 Wita dalam kondisi aman dan lancar.
Distribusi bantuan ke wilayah pesisir tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan dampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat.
Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak sehingga kelangsungan hidup warga tetap terjaga. Selain itu, distribusi logistik diharapkan dapat meringankan beban warga yang mengalami dampak bencana.
Dukungan itu juga diarahkan untuk membantu proses pemulihan masyarakat, baik secara fisik, psikologis maupun sosial ekonomi setelah bencana.
Polda NTT akan melanjutkan pendistribusian bantuan ke wilayah pesisir yang terdampak gempa. Distribusi bantuan dijadwalkan kembali dilakukan Selasa, 25 Agustus 2026.***

