KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek yang mangkrak di Provinsi NTT.
Fenomena proyek mangkrak bukan hal baru di berbagai daerah, termasuk di NTT. Proyek yang terhenti sering kali disebabkan kendala anggaran, persoalan perencanaan, hingga perubahan kebijakan.
Melki menegaskan, evaluasi menyeluruh sangat penting dilakukan terhadap berbagai proyek yang belum tuntas, termasuk yang sudah berjalan sejak masa kepemimpinan sebelumnya.
“Seluruh OPD harus segera mengidentifikasi proyek-proyek yang mangkrak atau belum dimanfaatkan secara optimal,” ujar Gubernur Melki belum lama ini.
Menurut dia, pemerintah tidak boleh membiarkan proyek yang telah dibangun justru terbengkalai tanpa manfaat bagi masyarakat.
Dia mengatakan, setiap proyek harus memberikan manfaat, terutama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Potensi yang sudah dibangun tidak boleh berhenti begitu saja,” jelasnya.
Menurut Melki, pemerintah daerah akan mencari jalan keluar, salah satu opsi adalah membuka peluang kerja sama dengan pihak luar untuk menghidupkan kembali proyek-proyek tersebut.
“Agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu menggerakkan ekonomi daerah,” pungkas Melki Laka Lena.***

