Warga Wuyuneri Puncak Jaya Papua Antusias Ikut Pengobatan Gratis dari Satgas Yonif/PSY

Prajurit Satgas Yonif 743/PSY menggelar pengobatan medis gratis bagi masyarakat di Kampung Wuyuneri, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Papua (Foto: Ist)

PUNCAK JAYA, HN – Prajurit Satgas Yonif 743/PSY menggelar “Free Medical Care” atau pengobatan medis gratis bagi masyarakat di Kampung Wuyuneri, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Papua.

Aksi kepedulian Satgas Yonif 743/PSY terhadap sesama di tengah tugas disambut antusias warga dari berbagai pelosok kampung.

Dansatgas Yonif 743/PSY, Letkol Inf Hery Mujiono mengatakan kegiatan merupakan bentuk nyata dari tekad Prajurit TNI bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai pelayan kemanusiaan dan persaudaraan bagi masyarakat Papua.

Tugas Satgas Yonif 743/PSY di Papua, kata Letkol Hery, tidak hanya pengamanan wilayah dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membawa misi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  DPW PAN NTT Sambut HUT ke-26, Gelar Senam Sehat dan Bagikan Sembako Gratis

“Kami hadir di Puncak Jaya dengan hati dan aksi nyata dan kami ingin menjadi bagian dari solusi, khususnya dalam hal kesehatan masyarakat yang tinggal jauh dari akses layanan medis,” ujarnya.

Heri mengungkapkan pengobatan secara gratis ini sangat membantu warga yang kesulitan berobat ke fasilitas kesehatan karena medan jalan yang sangat sulit.

Selain pengobatan gratis, tim kesehatan Satgas Yonif 743/PSY juga memberikan obat-obatan secara gratis dan juga mengedukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan, pola hidup sehat dan mengenali gejala penyakit sejak dini.

BACA JUGA:  Melki Laka Lena Siap Wujudkan RS Pratama Tanah Li Ende Jadi Rumah Sakit Rujukan

BACA JUGA:  Melki-Johni Jalani Tes Kesehatan di RSUP Ben Mboi Kupang, Siapkan Diri Hadapi Pilkada 2024

“‎‎Senyum hangat dan ucapan terima kasih Masyarakat menjadi hadiah paling berharga bagi para Prajurit Yonif 743/PSY. Karena bukan hanya menjaga keutuhan wilayah NKRI, tetapi bisa hadir di tengah – tengah bingkai persaudaraan masyarakat Papua,” tutupnya.***

error: Content is protected !!