KUPANG, HN – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2026 direncanakan cair bersamaan di bulan Desember jelang Natal dan Tahun Baru.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengatakan itu ketika memimpin Apel Kesadaran Bersama ASN Pemprov NTT di Kantor Gubernur NTT, Senin 19 Oktober 2026.
Melki menjelaskan, pembayaran TPP dilakukan dalam dua tahap. TPP September dibayarkan bulan Oktober, sedangkan TPP tiga bulan berikutnya direncanakan cair sekaligus pada Desember.
“Bulan September dibayar di bulan Oktober, sisanya bulan Oktober, November, Desember diberikan terakhir nanti di bulan Desember menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Melki.
Dia berharap pembayaran itu dapat membantu ASN mempersiapkan kebutuhan Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, Melki belum merinci tanggal pasti pencairan maupun total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran TPP.
Selain membahas TPP, Melki menyampaikan apresiasi kepada ASN dan organisasi perangkat daerah (OPD) atas pelayanan selama Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) di NTT.
Dia berharap pengalaman itu menjadi bekal bagi daerah mempersiapkan agenda berskala nasional, termasuk PON 2028 yang akan diselenggarakan bersama Nusa Tenggara Barat dan DKI Jakarta.
Melki menyebut tim teknis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah meninjau kesiapan sejumlah venue.
Hasil peninjauan tersebut dinilai memberikan kesan positif, meski masih ada sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti.
Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat untuk mempersiapkan ajang PON.
NTT menargetkan lima keberhasilan dalam PON 2028, yakni masuk 10 besar prestasi olahraga, sukses penyelenggaraan, ekonomi, administrasi, dan pariwisata.
Melki turut menyinggung peluncuran NTT (Nature Transforms Tomorrow) Branding oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma di ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week 2026 di Bali.
Branding itu diharapkan memperkuat promosi pariwisata, budaya, dan potensi ekonomi NTT di tingkat nasional maupun internasional.***

