KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memberikan piagam penghargaan kepada 261 relawan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang membantu korban gempa magnitudo 7,7 di Flores.
Piagam diserahkan di Pendopo Gubernur NTB, Kota Mataram, Sabtu 10 Oktober 2026, sebagai bentuk apresiasi atas misi kemanusiaan para relawan sejak tanggal 16-31 Agustus 2026.
Melki menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan seluruh jajaran yang telah membantu masyarakat terdampak gempa, khususnya di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
“NTB menjadi provinsi pertama yang hadir membantu NTT, bahkan bergerak kurang dari 24 jam setelah bencana terjadi,” ujar Melki.
Menurutnya, kehadiran relawan tidak saya membawa bantuan logistik dan tenaga, tetapi juga memberikan kekuatan moral bagi masyarakat Flores.
Ia mengutip penggalan puisi Sutardji Calzoum Bachri, “Yang Tertusuk Padamu, Berdarah Padaku”, untuk menggambarkan persaudaraan NTT dan NTB.
“Batas wilayah administrasi boleh berbeda, tetapi rasa kemanusiaan tidak mengenal batas,” jelas Melki Laka Lena.
Melki berharap solidaritas itu memperkuat kerja sama NTT dan NTB, termasuk penanggulangan bencana, pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melki juga mendorong penguatan kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT yang memiliki kedekatan sejarah, budaya, serta ikatan persaudaraan.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan para relawan harus terus dirawat sebagai modal membangun kawasan Nusa Tenggara yang tangguh dan saling mendukung.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengaku terharu dengan keramahan warga Flores saat dirinya bersama relawan membantu korban gempa.
“Saya sangat terharu dan terenyuh dengan keramahan dan adab masyarakat Flores. Dalam keadaan sedang menghadapi bencana, mereka tetap menyambut kami dengan begitu hangat, seolah-olah kami adalah keluarga sendiri,” ujar Iqbal.
Dia berharap pengalaman tersebut menjadi pelajaran untuk memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi, dan respons penanganan bencana.***

