KUPANG, HN – Presiden Joko Widodo secara tegas meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menjaga netralitas jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Seluruh ASN, TNI dan Polri harus jaga netralitas,” ungkap Presiden Joko Widodo, dilansir dari akun Instagram @jokowi, Kamis 4 Januari 2024.
Presiden Jokowi juga mengajak seluruh pihak untuk sama -sama menjaga dan mendukung pelaksanaan Pemilu 2024, agar berjalan dengan baik.
“Pemilu sudah dekat dan sangat kompleks karena berlangsung serentak, mulai pemilihan presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota,” jelasnya.
Menurutnya, Pemilu 2024 akan diikuti lebih dari 204 juta pemilih yang tersebar di 38 provinsi, dan melibatkan 18 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal Aceh.
“Melihat kompleksitas Pemilu kita kali ini, saya menghimbau seluruh jajaran KPU agar bekerja dengan sebaik-baiknya,” ungkap Presiden Jokowi.
KPU, kata Presiden Jokowi, harus memastikan tata kelolanya baik, kesiapan petugas, ketersediaan dan distribusi logistik, kesiapan sistem dan teknologinya harus baik.
“Jangan sampai ada yang tercecer dan tidak boleh ada yang salah, termasuk aspek teknisnya,” tegasnya.
“Keteledoran teknis bisa berimplikasi politis, merembet kemana-mana, yang dapat mengganggu kondusifitas negara, yang dapat mengganggu legitimasi Pemilu kita,” tandasnya.***

