Polisi Bersihkan Puing Sekolah dan Bangun Kelas Darurat Pascagempa Flores

MABAR, HN – Polsek Sano Nggoang, Polres Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, bantu membersihkan puing bangunan sejumlah sekolah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat 28 Agustus 2026.

Personel Polsek Sano Nggoang dipimpin oleh Kapolsek Ipda Risbel Pandiangan. Mereka menyasar SDK Rekas 2 di Desa Kempo dan SDN Ranggawatu di Desa Golo Desat, Kecamatan Mbeliling.

Di SDK Rekas 2, personel tiba sekitar pukul 15.10 Wita. Polisi terlebih dahulu mengecek kondisi keamanan dan bangunan sekolah sebelum bersama pihak sekolah membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat terdampak gempa.

Kapolsek bersama Kanit Intelkam Aipda Yohanes A. Pae dan Bhabinkamtibmas Desa Watu Wangka Aipda Jems Manafe kemudian melanjutkan kegiatan ke SDN Ranggawatu.

BACA JUGA:  Deklarasi Dukung Melki Laka Lena Maju Calon Gubernur NTT Kian Masif

Sekitar pukul 16.00 Wita, personel tiba di sekolah dan diterima Kepala SDN Ranggawatu Fransiskus Borgias Patut. Pemeriksaan kondisi bangunan kembali dilakukan sebelum kegiatan pembersihan puing dilaksanakan.

Dari hasil pemantauan, sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kondisi tersebut membuat proses pembelajaran harus dilakukan dengan alternatif lain. Sekolah menggunakan tenda sebagai tempat belajar sementara.

Kerja bakti yang berlangsung hingga sekitar pukul 16.30 Wita itu merupakan upaya untuk membantu sekolah membersihkan lingkungan sekaligus memastikan kondisi pascagempa dapat ditangani secara bertahap.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polri dalam proses pemulihan. “Kepedulian dan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami dalam proses pemulihan lingkungan sekolah,” ujar Kepsek SDN Ranggawatu Fransiskus Borgias Patut.

BACA JUGA:  Komitmen Korpri Atasi Masalah Birokrasi di Indonesia

Pemasangan Tenda Kelas Darurat

Pada hari yang sama, dukungan terhadap pemulihan pendidikan juga dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Boleng, Aipda Samsi, di SMA Muhammadiyah Boleng, Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng.

Aipda Samsi bersama guru dan pelajar membantu pemasangan tenda bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk digunakan sebagai ruang kelas darurat.

Tenda itu dibutuhkan karena sejumlah ruang kelas SMA Muhammadiyah Boleng mengalami kerusakan akibat gempa. Selain kerusakan bangunan, para siswa juga masih mengalami trauma akibat gempa susulan.

BACA JUGA:  Melki Pastikan Ruas Jalan Terdampak Gempa Flores Segera Ditangani

Pemasangan tenda dilakukan mulai sekitar pukul 09.00 Wita. Fasilitas sementara itu diharapkan membantu proses belajar mengajar tetap berlangsung meski kondisi bangunan sekolah belum sepenuhnya pulih.

Bhabinkamtibmas Aipda Samsi mengingatkan warga sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat koordinasi dengan kepolisian.

Dia mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terjadi gangguan keamanan maupun membutuhkan pelayanan kepolisian.

Masyarakat juga dapat menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110 Polres Manggarai Barat.

SMA Muhammadiyah Boleng menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Manggarai Barat yang dinilai terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para pelajar, selama masa pemulihan pascagempa.***

error: Content is protected !!