Gubernur Melki Apresiasi Karang Taruna Nibong Sikka yang Tampil di Ajang APCC 2025

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena mengapresiasi Karang Taruna Nibong Sikka atas partisipasi mereka di ajang Asian Portuguese Cultural Congress (APCC) 2025 yang digelar di Timor Leste.

Karang Taruna Nibong Sikka menjadi perwakilan Indonesia di APCC, atau Konferensi Komunitas Portugis Asia yang digelar sejak 27 hingga 29 Juni 2025 di Timor Leste.

Mereka mewakili komunitas Portugis di Indonesia dengan membawakan Sendratari Toja Bobu, tarian kolosal yang menggabungkan unsur budaya Portugis dan tradisi lokal Kampung Sikka.

Sendratari Toja Bobu merupakan kisah tentang perjuangan 13 pemuda yang memperebutkan atau ingin melamar cinta dari seorang putri raja.

BACA JUGA:  Tragis! Pengendara Sepeda Motor di Kupang Tewas Tertabrak Bus

Toja Bobu sendiri adalah keragaman dan warisan budaya yang sudah ada sejak abad ke-17, juga merupakan akulturasi budaya Portugis dan lokal Kampung Sikka.

“Kita tentu patut berbangga dan berterima kasih serta memberikan apresiasi kepada anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna Nibong Sikka asal Kabupaten Sikka yang berpartisipasi dalam gelaran APCC 2025,” ujar Gubernur Melki, Selasa 1 Juni 2025.

Menurut Gubernur Melki, Karang Taruna Nibong Sikka sudah membawa nama Indonesia dan Provinsi Nusa Tenggara Timur ke panggung internasional.

BACA JUGA:  137 Taruna-Taruni SMK Maritim Nusantara Resmi Dilantik, Melki Laka Lena: Ayo Bangun NTT

“Sendratari Toja Bobu yang dibawakan tentu menjadi identitas budaya antara Portugis dan juga masyarakat Sikka di masa lampau. Itu merupakan kekayaan budaya bagi kita sekalian,” jelasnya.

Melki Laka Lena berharap Sendratari Toja Bobu juga dapat dipentaskan di ajang-ajang festival lokal maupun internasional lainnya.

“Kita harapkan agar anak muda NTT juga terus merawat dan menjaga kekayaan budaya dan tradisi sebagai bentuk rasa cinta kepada daerah,” jelasnya.

Ketua Karang Taruna Nibong Sikka, Honorarius Quintus Ebang mengaku bangga atas partisipasi dan penampilan Sendratari Toja Bobu yang dibawakan di ajang APCC 2025.

BACA JUGA:  HNSI Sikka Ajak Masyarakat Jangan Gunakan Cara Ilegal untuk Tangkap Ikan

“Kami sangat bangga sekali saat berpartisipasi dalam acara APCC 2025. Kami mewakili Indonesia dan juga ada komunitas lain dari Thailand, Myanmar, Sri Lanka, Tiongkok, Malaysia, Portugal, India, Timor Leste,” ungkapnya.

Dia menyebut, lewat ajak APCC, mereka lebih mengenal dan bisa mengetahui budaya Portugis lainn yang dibawakan oleh komunitas dari negara lain.

“Lewat Sendratari Toja Bobu yang kami bawakan, tentu bisa menampilkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Sikka yang sudah ada sejak abad ke-17,” tandasnya.***

error: Content is protected !!