KPH Mart Disiapkan Jadi “Rumah Kecil” NTT Mart untuk Jual Produk HHBK

Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menghadiri Pameran Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan pembagian anakan gratis untuk masyarakat di arena Car Free Day (CFD), Jalan El Tari, Kupang (Foto: Ist)

KUPANG, HN – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menghadiri Pameran Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan pembagian anakan gratis untuk masyarakat di arena Car Free Day (CFD), Jalan El Tari, Kupang, Sabtu 28 Maret 2026.

Kegiatan itu Gubernur Melki didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTT, Sulastri H.I. Rasyid, serta Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames.

Pameran HHBK menampilkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari aneka minyak, madu, hingga makanan ringan berbasis hasil hutan bukan kayu.

Kegiatan ini menjadi wadah promosi sekaligus upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor kehutanan.

BACA JUGA:  JNE Berbagi Kasih di Momen Hari Raya Natal

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas LHK Provinsi NTT, Anindia Widaryati, dalam laporannya menyebut ratusan anakan disiapkan untuk masyarakat. Rinciannya meliputi 50 anakan lengkeng, 50 rambutan, 300 pucuk merah, dan 100 pinang.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena kesempatan itu secara simbolis menyerahkan anakan pohon kepada lima perwakilan masyarakat sebagai bagian dari gerakan penghijauan.

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga ekologi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi.

BACA JUGA:  Melki Ajak Wisudawan UCB Kupang Jadi Pelopor Hilirisasi Desa

“Hutan bukan sekadar untuk kelestarian ekologi, tetapi juga harus memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

KPH Mart Jadi “Rumah Kecil” NTT Mart

Melki juga mendorong peningkatan kualitas produk, penguatan kemitraan, serta hilirisasi hasil hutan bukan kayu agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Untuk memperkuat pemasaran, ia mengajak seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di NTT membangun pusat penjualan produk melalui konsep KPH Mart.

“NTT Mart adalah rumah besar produk NTT. Karena itu, kita perlu menghadirkan rumah-rumah kecilnya melalui KPH Mart di berbagai tempat. Kita mulai saja, tidak perlu besar, yang penting dimulai,” jelasnya.

BACA JUGA:  ULP Diminta Evaluasi Kebijakan Soal Penutupan Akses Masuk Ternak ke Sumba Timur

Melki juga menyampaikan apresiasi kepada BPDASHL Benain atas dukungan penyediaan bibit tanaman bagi masyarakat.

Mantan anggota DPR RI ini mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat menanam yang pernah digaungkan oleh El Tari.

“Mari kita hidupkan kembali semangat ‘Tanam! Tanam! Tanam!’ di rumah, di kantor, dan di mana saja,” ajak Melki Laka Lena.

Sebagai bentuk keteladanan, Gubernur Melki juga turut berpartisipasi menanam bibit yang disediakan di halaman Rumah Jabatan Gubernur.***

error: Content is protected !!