PT Jamkrida Permudah Penjaminan Proyek bagi Kontraktor Lokal di NTT

KUPANG, HN – PT Jamkrida Nusa Tenggara Timur, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) siap memfasilitasi akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan kontraktor lokal. Melalui skema penjaminan yang lebih mudah dan efisien, Jamkrida NTT berharap dapat mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan daerah.

Kepala Divisi Penjaminan PT Jamkrida NTT, Johanis Everson De Fretes, menjelaskan, skema penjaminan yang ditawarkan telah sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baik untuk penjaminan kredit maupun penjaminan proyek konstruksi.

“Kami hadir dengan dua skema penjaminan, yakni secara langsung dan tidak langsung. Penjaminan ini mencakup lembaga perbankan seperti Bank NTT, serta non-bank seperti BPR dan koperasi,” ujar Johanis, Jumat 1 Agustus 2025.

BACA JUGA:  24 Tenun NTT Tampil di Ajang Dubai Fashion Week, Salah Satunya Dari Lembata

Dia menyebut, instrumen penjaminan yang disediakan oleh PT Jamkrida NTT mencakup jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, hingga jaminan pemeliharaan.

Menurut dia, melalui skema penjaminan langsung, kontraktor yang telah memenangkan proyek cukup membawa dokumen kontrak dan kelengkapan lain ke PT Jamkrida NTT. Proses ini dinilai lebih cepat dan transparan.

BACA JUGA:  Simak Jadwal Pelayaran Enam Armada ASDP di NTT Bulan Januari 2024

“Kami mengundang para kontraktor untuk langsung mengurus jaminan di kantor kami. Prosesnya efisien dan mendukung pelaksanaan proyek secara tepat waktu,” jelasnya.

Sedangkan dalam skema tidak langsung, PT Jamkrida NTT telah menjalin kemitraan dengan Bank NTT. Ketika nasabah mengajukan pinjaman untuk modal kerja, khususnya proyek konstruksi, maka Bank NTT akan meneruskan pengajuan penjaminan ke Jamkrida.

Kemitraan ini, kata dia, juga diperluas ke BPR dan koperasi, guna memperluas jangkauan layanan penjaminan ke sektor UMKM.

BACA JUGA:  Ganjar Milenial Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik dan Karya Ilmiah untuk Lawan Hoaks

PT Jamkrida NTT menjamin adanya sistem klaim yang akuntabel bila proyek mengalami wanprestasi. Dinas atau instansi pemberi kerja dapat mengajukan klaim langsung kepada Jamkrida NTT. Jika menggunakan skema kontrak bank garansi, penyelesaian akan melibatkan bank terkait.

“Kami bertanggung jawab dalam mendampingi proses klaim untuk memastikan proyek tetap berjalan dan dana negara tetap aman,” pungkasnya.

Kehadiran PT Jamkrida NTT sebagai lembaga penjamin tidak hanya meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap UMKM dan kontraktor lokal, tetapi juga ekosistem pembangunan di NTT.***

error: Content is protected !!