HIPMI Kota Kupang Bakal Tawarkan Biodiesel dan Bioenergi ke Timor Leste

KUPANG, HN – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTT, bakal menggelar forum bisnis di Hotel Harper Kupang, Selasa 19 Maret 2024 mendatang.

Acara ini akan dihadiri Menteri Perindag Timor Leste, serta rombongan 35 orang, termasuk Dirjen, penasihat, CCI dan AJENT Timor Leste.

Ketua BPC HIPMI Kota Kupang Yusak Benu mengatakan, pihaknya sudah memastikan kehadiran Mendag dan 34 orang delegasi dari Timor Leste.

Menurut Yusak, sesuai SOP, ketika pejabat kementerian negara lain hadir, maka wajib hukumnya harus diterima langsung oleh gubernur.

“Kami telah mengundang Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake, dan bisa dipastikan beliau akan hadir,” ujar Yusak Benu, Senin 11 Maret 2024.

Selain Penjabat Gubernur NTT, kata Yusak, pihaknya juga turut mengundang Penjabat Walikota Kupang Fahrensy Foenay.

“Pj Walikota juga sudah disampaikan, dan dia akan hadir mengikuti forum bisnis, serta mendampingi Mendag Timor Leste mengunjungi beberapa industri di Kota Kupang,” jelasnya.

Menurut dia, forum bisnis yang digelar merupakan pertemuan bilateral antara Provinsi Nusa Tenggara Timur dan negara Timor Leste.

BACA JUGA:  Bobby Liyanto Kenalkan Cokelat Ghaura dan La Moringa dari NTT ke Konjen RI Shanghai

Melalui forum bisnis, kedua pihak akan sama-sama pelajari apa yang akan ditawarkan oleh Timor Leste ke HIPMI Kota Kupang, demikian sebaliknya.

“Sebagai contoh, nanti kami dari HIPMI Kota Kupang akan menawarkan biodiesel dan bioenergi ke Timor Leste,” ungkap Yusak Benu.

Selain itu, pihak KADIN NTT akan menjajaki kerjasama dengan Timor Leste di bidang perumahan, UMKM, Resort, dan Pabrik Semen.

“Ada minuman bir yang akan ditawarkan ke Timor Leste sebagai produk lokal UMKM Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkapnya.

Yusak menyebut forum bisnis tidak terbuka untuk umum. Hanya dihadiri APINDO, REI, KADIN dan HDCI. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan kegiatan rohani yang dihadiri Kapolda NTT dan Menteri dari Timor Leste.

Yusak berharap dengan adanya forum bisnis yang digelar bisa memberikan kerja konkrit antara negara Timor Leste dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA:  Wisata Kuliner Palapa, Cara Pemkot Kupang Dukung Pertumbuhan UMKM

“Karena di Timor Leste, mereka sedang kembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT), dimana mereka melakukan studi banding di Kota Kupang,” pungkas Yusak.

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Kupang, Hansel Liyanto menekankan pentingnya kerjasama untuk membangun Kota Kupang.

Menurut Hansel, HIPMI merupakan wadah untuk belajar dan berkolaborasi. “Kami sudah bersama-sama tiga tahun, dan banyak program yang telah kami kerjakan,” ungkapnya.

Dia mengajak semua pengusaha muda untuk sama – sama berkolaborasi bangun Kota Kupang. “Kami undang pengusaha muda untuk join bersama bangun kota ini,” pungkasnya.

Anggota HIPMI NTT dan Dewan Pembina HIPMI Kota Kupang Safri Rau, menyoroti peran transportasi dalam memfasilitasi ekspor produk UMKM ke Timor Leste.

“Kami sudah berjalan lebih dari 20 tahun dalam membantu UMKM memasarkan produknya ke Timor Leste,” ungkap Safri Rau.

Dia menjelaskan, alasan produk UMKM NTT dipasarkan ke Timor Leste karena karena negara tetangga, yang mana satu pulau dan daratan, serta bisa ditempuh dalam waktu 10 jam menggunakan mobil.

BACA JUGA:  UMKM di Labuan Bajo Ketiban Untung Berkat KTT ASEAN 2023

“Di Timor Leste juga ada pengusaha luar dari Australia, China dan Portugal, sehingga itu merupakan pintu masuk untuk kita pasarkan produk UMKM NTT,” jelasnya.

KADIN NTT dan HIPMI NTT, kata dia, sudah menjalin kerjasama atau MoU dengan Timor Leste untuk menyalurkan produk UMKM NTT, yang telah menghasilkan 12 kali ekspor selama satu tahun terakhir.

“Selama 1 tahun terkahir, KADIN dan HIPMI mampu ekspor produk UMKM sebanyak 12 kali. Artinya, dalam satu bukan itu kita satu kali ekspor dengan jumlah cukup banyak,” terangnya.

Melalui forum bisnis ini, HIPMI dan KADIN NTT berharap dapat meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua negara, sambil memperkenalkan lebih lanjut produk UMKM NTT kepada pasar internasional.

“Nanti kita presentasikan produk UMKM kita melalui forum bisnis ini, agar kita lebih dikenal lagi,” pungkasnya***

error: Content is protected !!